digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa, 28 April 2026. Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.210 hingga Rp17.260 per dolar AS.
Berdasarkan data RTI Infokom, rupiah sebelumnya ditutup menguat tipis 0,10 persen atau 18 poin ke level Rp17.211 per
dolar AS pada Senin (27/4/2026). Sementara itu, indeks
dolar AS justru melemah 0,17 persen ke posisi 98,36.
Sentimen Global: Konflik AS-Iran Tekan Rupiah
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menyebutkan tekanan terhadap rupiah dipengaruhi kondisi global, terutama konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca Juga: Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Sentimen Global Pasar saat ini mencermati potensi gangguan pasokan energi serta peluang dibukanya kembali jalur perdagangan di Selat Hormuz. Iran disebut mengajukan proposal baru untuk meredakan konflik dan membuka kembali jalur tersebut.
Sebelumnya, kekhawatiran meningkat setelah muncul laporan aktivitas militer di kawasan tersebut yang berpotensi mengganggu distribusi minyak dunia.
Sentimen Domestik: Outlook Kredit Indonesia Jadi Sorotan
Dari dalam negeri, sentimen datang dari keputusan Moody's yang mempertahankan rating utang Indonesia di level Baa2.
Meski masih berada dalam kategori layak investasi (investment grade), outlook Indonesia direvisi dari stabil menjadi negatif. Hal ini memicu kehati-hatian pelaku pasar terhadap prospek ekonomi nasional.
Baca Juga: Rupiah Hari Ini 24 April 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp17.340, Tertekan Konflik Global dan Harga Minyak Pemerintah merespons dengan menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat pertumbuhan melalui berbagai kebijakan strategis.
Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini
Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, rupiah diperkirakan:
Bergerak fluktuatif sepanjang perdaganganBerpotensi ditutup melemahBerada di rentang Rp17.210–Rp17.260 per
dolar ASTekanan eksternal masih menjadi faktor dominan, terutama terkait dinamika geopolitik dan harga energi global.
Dampak ke Ekonomi dan Masyarakat
Pelemahan rupiah berpotensi berdampak pada:
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.220 per Dolar AS
Kenaikan harga barang impor seperti elektronik dan gadgetTekanan pada sektor industri berbasis imporPotensi inflasi jika pelemahan berlanjutNamun, stabilitas fiskal dan kebijakan pemerintah diharapkan mampu meredam dampak lebih lanjut.
Pergerakan rupiah pada 28 April 2026 dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik. Konflik geopolitik dan revisi outlook kredit menjadi pemicu utama tekanan terhadap nilai tukar.
Pelaku pasar disarankan untuk terus mencermati perkembangan global serta kebijakan ekonomi dalam negeri guna mengantisipasi volatilitas yang masih berlanjut.