digtara.com -Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang berbalik menguat pada perdagangan Rabu, 29 April 2026. Setelah mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir, indeks diperkirakan menguji area resistance di kisaran 7.109 hingga 7.270.
Tim analis dari
MNC Sekuritas menyebutkan bahwa meskipun
IHSG sebelumnya terkoreksi, potensi penguatan jangka pendek masih terbuka lebar.
Pada penutupan perdagangan Selasa (28/4/2026), IHSG tercatat melemah 0,48 persen atau 32,12 poin ke level 7.072,39. Sepanjang sesi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.151,50 sebelum akhirnya tertekan hingga penutupan.
Secara teknikal, pergerakan IHSG saat ini diperkirakan berada dalam fase akhir koreksi. Analis menilai tekanan masih mungkin terjadi, namun relatif terbatas di area 6.983 hingga 7.009. Setelah itu, peluang rebound dinilai cukup kuat untuk mengangkat indeks ke level yang lebih tinggi.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS Untuk perdagangan hari ini, level support
IHSG berada di 7.022 dan 6.917. Sementara itu, resistance diperkirakan berada di kisaran 7.313 hingga 7.484.
Dari sisi pergerakan saham, data menunjukkan pasar masih bergerak variatif. Sebanyak 339 saham menguat, 350 saham melemah, dan 129 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.617 triliun.
Beberapa saham berkapitalisasi besar turut memengaruhi arah IHSG. PT Amman Mineral Internasional Tbk mengalami koreksi signifikan sebesar 5,09 persen, diikuti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk yang turun 4,34 persen, serta PT Chandra Asri Pacific Tbk yang melemah 3,48 persen.
Di sisi lain, sejumlah
saham justru mencatatkan penguatan. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk naik 1,88 persen, disusul PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk yang menguat 1,18 persen, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang naik 0,68 persen.
Adapun saham top gainers dipimpin oleh PT Kokoh Exa Nusantara Tbk yang melonjak 34,82 persen dan PT Sinergi Inti Andalan Tbk yang naik 34,75 persen. Sementara top losers ditempati PT Jaya Agra Wattie Tbk yang turun 14,56 persen dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk yang melemah 12,81 persen.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
Untuk strategi perdagangan, analis merekomendasikan beberapa
saham yang layak dicermati, antara lain BRIS, EMAS, INET, dan TLKM.
Meski peluang penguatan mulai terlihat, investor tetap disarankan mencermati sentimen global dan domestik yang dapat memengaruhi pergerakan pasar. Volatilitas masih berpotensi terjadi, sehingga strategi selektif menjadi kunci dalam pengambilan keputusan investasi.
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS