digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Senin (22/6/2026) di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global yang menekan saham-saham berkapitalisasi besar.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia,
IHSG terkoreksi 60,45 poin atau 0,98 persen ke level 6.116,69. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 6.052,94 hingga 6.226,72.
Aktivitas perdagangan mencatat nilai transaksi sebesar Rp13,27 triliun dengan volume mencapai 20,69 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,705 juta kali. Sebanyak 227 saham menguat, 471 saham melemah, dan 261 saham ditutup stagnan.
Tim Riset MNC Sekuritas menilai pelemahan IHSG disertai tekanan jual yang cukup kuat. Meski demikian, pergerakan indeks masih berada di atas level rata-rata pergerakan 20 hari (MA20).
Menurut MNC Sekuritas, posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada fase wave (b) dari wave [iv]. Indeks dinilai masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area 5.723 hingga 5.972 sebelum kembali berpeluang menguat menuju rentang 6.548 sampai 6.782.
Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas menetapkan area support IHSG di level 5.784 dan 5.594, sementara area resistance berada di 6.286 dan 6.459.
Baca Juga: IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
Rekomendasi Saham
BBCA – Buy on Weakness
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 1,19 persen ke level 6.225 dan masih dibayangi tekanan jual. Pergerakannya juga berada di bawah MA60.
Area beli: 5.475–6.150
Target harga: 6.850 dan 7.150
Stop loss: di bawah 5.350
ISAT – Buy on Weakness
Saham PT Indosat Tbk (ISAT) menguat 0,29 persen ke level 1.740 dengan dukungan volume pembelian yang masih dominan.
Area beli: 1.510–1.675
Target harga: 1.840 dan 1.950
Baca Juga: IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia Stop loss: di bawah 1.465
NCKL – Buy on Weakness
Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) naik 0,58 persen ke level 870 dan mampu bertahan di atas MA20.
Area beli: 820–855
Target harga: 970 dan 1.050
Stop loss: di bawah 800
RAJA – Buy on Weakness
Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) terkoreksi 2,35 persen ke level 3.740 dan masih bergerak sideways di bawah MA60.
Area beli: 3.150–3.730
Target harga: 4.080 dan 4.750
Baca Juga: IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI Stop loss: di bawah 2.950
Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.