digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (27/7/2026) di zona merah. Pelemahan indeks dipicu aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps), termasuk PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI),
IHSG ditutup turun 10,64 poin atau 0,17 persen ke level 6.185,78. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di kisaran 6.185,79 hingga 6.219,41.
Sebanyak 307 saham ditutup menguat, 341 saham melemah, dan 147 saham bergerak stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.874,02 triliun.
Saham Big Caps Menekan Pergerakan IHSGTekanan terhadap IHSG datang dari sejumlah saham unggulan yang mengalami koreksi pada akhir perdagangan.
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) menjadi salah satu pemberat utama setelah turun 2,54 persen ke level Rp3.460 per saham.
Pelemahan juga terjadi pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang turun 1,72 persen menjadi Rp855. Selanjutnya, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) melemah 1,63 persen, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) terkoreksi 1,52 persen, dan PT Astra International Tbk. (ASII) turun 1,41 persen.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Harga Minyak dan Tarif Impor AS Jadi Sentimen Utama
Di sisi lain, beberapa
saham berkapitalisasi besar masih mampu mencatatkan penguatan. Saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) memimpin kenaikan dengan menguat 2,48 persen menjadi Rp191.375, disusul PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) yang naik 0,84 persen ke level Rp12.075.
Mayoritas Sektor Berakhir di Zona MerahTekanan jual juga terlihat pada sebagian besar indeks sektoral.
Sektor infrastruktur mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,39 persen, diikuti sektor kesehatan yang turun 0,70 persen, sektor barang baku melemah 0,54 persen, serta sektor properti yang terkoreksi 0,46 persen.
Sementara itu, sektor industri menjadi satu-satunya sektor yang memberikan sentimen positif dengan kenaikan sebesar 0,65 persen sehingga membantu menahan penurunan IHSG agar tidak lebih dalam.
Saham Perbankan dan Komoditas Dominasi TransaksiBRI Danareksa Sekuritas mencatat saham-saham perbankan dan sektor komoditas masih mendominasi nilai transaksi pada perdagangan hari ini.
Beberapa
saham dengan nilai transaksi terbesar antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Dewa United Energi Tbk. (DEWA), serta PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN).
Adapun saham dengan volume perdagangan tertinggi di antaranya PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR), PT Cocos Capital Tbk. (COCO), PT Dewa United Energi Tbk. (DEWA), dan PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL).
IHSG Masih Berada dalam Fase KonsolidasiMenurut riset BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli pada beberapa perdagangan sebelumnya.
Aksi jual masih membayangi mayoritas sektor saham. Namun, rotasi dana ke sejumlah emiten tertentu dinilai mampu menjaga pelemahan indeks tetap terbatas.
Meski demikian, pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati berbagai sentimen eksternal maupun domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG pada perdagangan berikutnya.
Baca Juga: Inilah Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2025: Rekomendasi untuk Saham, Forex, dan Kripto Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual
saham. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor setelah mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasinya.