digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (5/8/2026), berpeluang melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup naik cukup signifikan.
Tim Analis MNC Sekuritas memproyeksikan
IHSG berpotensi bergerak menuju area 6.334-6.403. Sejumlah
saham juga masuk dalam radar rekomendasi analis, yakni ANTM, EMAS, INDY, VKTR, dan XIHD.
Pada perdagangan Selasa (4/8/2026), IHSG ditutup menguat 1,37% ke level 6.319. Penguatan tersebut turut didukung peningkatan volume pembelian.
Secara teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG saat ini berada pada fase awal wave v dari wave (c) pada wave [iv]. Kondisi tersebut membuka peluang bagi indeks untuk melanjutkan penguatan menuju kisaran 6.334-6.403.
Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi pembalikan arah dalam jangka pendek. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi menuju rentang 6.280-6.306.
Untuk perdagangan Rabu, level support IHSG berada di 6.201 dan 6.029. Sementara itu, level resistance berada di 6.377 dan 6.454.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,37% ke 6.319, Saham BBCA, BBRI hingga BMRI Jadi Andalan Investor
Rekomendasi Saham Hari IniSelain memproyeksikan pergerakan
IHSG, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi
saham untuk perdagangan hari ini.
Lima saham yang masuk radar adalah ANTM, EMAS, INDY, VKTR, dan XIHD.
1. ANTM – Buy on WeaknessSaham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) ditutup menguat 0,70% ke level 2.890 pada perdagangan sebelumnya.
Penguatan tersebut disertai peningkatan volume pembelian. Namun, secara teknikal, pergerakan saham ANTM masih berada di bawah MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan ANTM saat ini berada pada bagian dari wave [d] dari wave B dalam pola triangle.
Rekomendasi ANTM:
Buy on Weakness: 2.750-2.830
Target Price: 2.990 dan 3.140
Stop Loss: di bawah 2.710
2. EMAS – Buy on WeaknessSaham EMAS menguat 1,86% ke level 6.850 dengan dominasi volume pembelian.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini, 4 Agustus 2026: AMMN, ARCI, BWPT, HRUM Saham tersebut juga berhasil menembus MA60. Berdasarkan analisis teknikal MNC Sekuritas, EMAS diperkirakan berada pada wave 5 dari wave (3).
Rekomendasi EMAS:
Buy on Weakness: 6.775-6.825
Target Price: 7.000 dan 7.100
Stop Loss: di bawah 6.650
3. INDY – Buy on WeaknessSaham INDY menjadi salah satu yang mencatat penguatan paling tinggi. INDY melonjak 7,69% ke level 2.520 dengan dukungan volume pembelian yang kuat.
Penguatan tersebut membuat INDY mampu bertahan di atas klaster MA20 dan MA60.
MNC Sekuritas memperkirakan saham INDY berada pada fase awal wave 5 dari wave (A).
Rekomendasi INDY:
Buy on Weakness: 2.450-2.500
Baca Juga: 9 Cara Memulai Financial Freedom untuk Masa Depan yang Lebih Stabil Target Price: 2.690 dan 2.830
Stop Loss: di bawah 2.390
4. VKTR – Buy on WeaknessSaham VKTR naik 4,23% ke level 740 dengan volume pembelian yang meningkat.
Secara teknikal, pergerakan VKTR masih berada di atas klaster rata-rata pergerakannya. MNC Sekuritas memperkirakan posisi saham ini berada pada wave [v] dari wave A.
Rekomendasi VKTR:
Buy on Weakness: 660-715
Target Price: 760 dan 810
Stop Loss: di bawah 650
5. XIHD – Buy on WeaknessBerbeda dengan empat saham sebelumnya, XIHD terkoreksi 0,65% ke level 609 di tengah meningkatnya volume penjualan.
Namun, pergerakannya masih mampu bertahan di atas MA20.
Baca Juga: Pilih Saham IPO atau Mid/Small Cap? Kenali Kelebihan dan Risikonya
MNC Sekuritas memperkirakan XIHD berada pada wave 4 dari wave (1).
Rekomendasi XIHD:
Buy on Weakness: 594-602
Target Price: 615 dan 643
Stop Loss: di bawah 585
Proyeksi
IHSG Hari IniDengan mempertimbangkan kondisi teknikal tersebut,
IHSG masih memiliki peluang melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu (5/8/2026).
Area 6.334-6.403 menjadi target penguatan yang perlu diperhatikan investor. Di sisi lain, risiko koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi apabila IHSG gagal mempertahankan momentum positif.
Investor juga dapat mencermati level support 6.201 dan 6.029 serta resistance 6.377 dan 6.454 sebagai acuan dalam melihat pergerakan indeks.
Disclaimer: Rekomendasi saham dalam artikel ini merupakan analisis dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Setiap investasi memiliki risiko kerugian.
Baca Juga: IHSG Agustus 2026 Diproyeksi Menguat, Ini Sentimen dan Saham yang Patut Dicermati