Rupiah Hari Ini 28 Agustus 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs terhadap Dolar AS

Arie - Jumat, 28 Agustus 2026 08:30 WIB
dok
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah hari ini berada di kisaran Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah salah satunya berasal dari penguatan dolar AS setelah sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat menunjukkan kondisi yang lebih kuat dari perkiraan pasar.

Data Ekonomi AS Jadi Sentimen Rupiah

Salah satu data yang menjadi perhatian pasar adalah pesanan barang tahan lama atau durable goods orders Amerika Serikat.

Pada Juli 2026, pesanan barang tahan lama AS meningkat 1,1%, lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 0,5%.

Kondisi tersebut memperkuat persepsi bahwa perekonomian AS masih cukup solid. Sentimen tersebut kemudian turut menopang pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang global, termasuk rupiah.

Di sisi lain, tekanan inflasi Amerika Serikat masih menjadi perhatian investor.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026: Diproyeksi Melemah ke Rp17.760

Inflasi personal consumption expenditures (PCE) tercatat sebesar 3,7% secara tahunan, sedangkan inflasi inti PCE berada di level 3,3%.

Perkembangan inflasi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang dicermati pasar karena dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Rupiah Melemah 0,11% ke Rp17.744 per Dolar AS

Berdasarkan data Doo Financial Futures, rupiah pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026, ditutup melemah 19 poin atau 0,11% ke level Rp17.744 per dolar AS.

Pelemahan rupiah tersebut terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang cenderung beragam.

Peso Filipina menjadi mata uang yang melemah paling dalam terhadap dolar AS dengan penurunan 0,34%.

Selanjutnya, rupee India melemah 0,13%, rupiah 0,11%, dan yen Jepang 0,03%.

Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya justru menguat terhadap dolar AS.

Dolar Taiwan menguat 0,40%, disusul won Korea Selatan sebesar 0,36%. Dolar Singapura naik 0,10%, sedangkan yuan China, baht Thailand, dan dolar Hong Kong masing-masing menguat 0,03%, 0,02%, dan 0,01%.

Sentimen Domestik Masih Membayangi Rupiah

Selain faktor eksternal, kondisi domestik juga menjadi perhatian pelaku pasar.

Demonstrasi besar yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026, dinilai berpotensi meningkatkan ketidakpastian sehingga investor cenderung mengambil posisi lebih berhati-hati.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 Diprediksi Melemah

Situasi tersebut dapat memberikan tekanan tambahan terhadap pergerakan rupiah apabila sentimen pasar domestik kembali memburuk.

Karena itu, pelaku pasar akan mencermati perkembangan kondisi dalam negeri sekaligus berbagai sentimen global yang berpotensi memengaruhi nilai tukar.

Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed Kevin Warsh

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada pidato perdana Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam Simposium Jackson Hole pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Pidato tersebut menjadi salah satu agenda penting karena pasar tengah mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter The Fed menjelang pertemuan September.

Pernyataan Warsh berpotensi memengaruhi ekspektasi investor terhadap suku bunga AS dan selanjutnya berdampak pada pergerakan dolar AS maupun mata uang negara berkembang.

Jika pasar menangkap sinyal kebijakan moneter AS yang lebih ketat, dolar AS berpotensi kembali menguat dan memberikan tekanan terhadap rupiah.

Sebaliknya, sinyal yang lebih dovish dapat membuka ruang bagi rupiah untuk bergerak lebih positif.


Proyeksi Rupiah Hari Ini 28 Agustus 2026

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Lukman Leong memperkirakan rupiah hari ini, Jumat 28 Agustus 2026, akan bergerak volatil.

Penguatan dolar AS, sentimen domestik yang masih rapuh, serta penantian pidato Ketua The Fed menjadi sejumlah faktor utama yang akan menentukan arah rupiah.

Proyeksi rupiah terhadap dolar AS hari ini:

Batas bawah: Rp17.700 per dolar ASBatas atas: Rp17.800 per dolar ASLevel penutupan sebelumnya: Rp17.744 per dolar AS

Dengan demikian, pergerakan rupiah pada perdagangan Jumat berpotensi berlangsung fluktuatif dengan kecenderungan masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS.

Catatan: Proyeksi nilai tukar merupakan perkiraan analis dan bukan kepastian harga. Pergerakan rupiah dapat berubah mengikuti sentimen pasar, data ekonomi, kebijakan bank sentral, serta kondisi global dan domestik.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026: Diproyeksi Melemah ke Rp17.760


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026: Diproyeksi Melemah ke Rp17.760

Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 Diprediksi Melemah

Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 24 Agustus 2026, Cek Prediksi dan Pergerakannya

Ekonomi

Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026

Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 20 Agustus 2026 Berpotensi Menguat

Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026