digtara.com -Rekomendasi saham hari ini, Senin (31/8/2026), menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sepanjang perdagangan pekan lalu.
Sejumlah analis menilai
IHSG masih memiliki peluang untuk menguat pada perdagangan awal pekan. Investor juga disarankan mencermati sejumlah
saham pilihan, termasuk AMRT, BUMI, LSIP, dan INDF.
Pada perdagangan pekan lalu, 24-28 Agustus 2026, IHSG turun 0,12% ke level 6.518,12 dari posisi 6.525,69 pada pekan sebelumnya.
Penurunan IHSG tersebut turut diikuti oleh pelemahan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI). Kapitalisasi pasar turun 0,12% menjadi Rp11.431 triliun dari sebelumnya Rp11.449 triliun.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan rata-rata volume transaksi harian Bursa juga mengalami penurunan 28,33% menjadi 36,05 miliar saham dari 50,30 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian turun 1,84% menjadi Rp15,29 triliun dari Rp15,57 triliun.
Baca Juga: IHSG Sepekan Turun 0,12% ke 6.518,12, Kapitalisasi Pasar Susut Rp18 Triliun
Rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun 2,64% menjadi 2,15 juta transaksi dari sebelumnya 2,21 juta transaksi.
Prediksi IHSG Hari IniTim analis MNC Sekuritas melihat posisi IHSG masih relatif solid meski mengalami koreksi pada akhir pekan lalu.
IHSG terkoreksi 0,06% ke level 6.518 pada akhir perdagangan pekan lalu. Secara mingguan, indeks melemah 0,12%, tetapi masih mampu bertahan di atas garis MA20.
Berdasarkan analisis teknikal Elliott Wave, MNC Sekuritas melihat skenario positif masih terbuka. IHSG disebut berada di awal wave v dari wave [c] sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatan.
Dalam skenario tersebut, IHSG diperkirakan dapat bergerak menuju area 6.599-6.666.
Namun, investor tetap perlu memperhatikan skenario koreksi. Jika
IHSG berada pada bagian wave iv dari wave [c], indeks berpotensi kembali melemah menuju area 6.289-6.352.
MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG di 6.373 dan 6.272. Sementara itu, resistance berada di level 6.599 dan 6.705.
Rekomendasi Saham MNC SekuritasSeiring dengan peluang penguatan IHSG, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk dicermati investor.
Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) direkomendasikan dengan strategi buy on weakness.
Sementara itu, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) masuk dalam rekomendasi trading buy.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 28 Agustus 2026 Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham DEWA, ENRG, ICBP dan PTRO Strategi tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi investor yang ingin memanfaatkan peluang pergerakan
saham di tengah kondisi pasar yang masih berpotensi mengalami volatilitas.
IHSG Berpotensi KonsolidasiSelain MNC Sekuritas, Phintraco Sekuritas juga melihat IHSG masih berpeluang bergerak dalam fase konsolidasi.
Tim riset Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang 6.400-6.600 pada pekan ini.
Investor diperkirakan mencermati sejumlah sentimen penting, termasuk rebalancing indeks MSCI serta sejumlah data ekonomi domestik.
Beberapa data ekonomi yang menjadi perhatian adalah Purchasing Managers' Index (PMI) Manufacturing, neraca perdagangan, dan inflasi yang dijadwalkan dirilis pada 1 September 2026.
Rebalancing
MSCI Jadi Sentimen PasarPeriode efektif rebalancing indeks
MSCI pada 31 Agustus 2026 juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor.
Perubahan bobot indeks dapat meningkatkan volatilitas perdagangan, terutama pada
saham-
saham yang terdampak perubahan komposisi maupun bobot dalam indeks.
Karena itu, investor diperkirakan akan lebih berhati-hati dalam mengambil posisi pada perdagangan awal pekan.
Dengan IHSG yang masih bertahan di atas MA20, peluang penguatan tetap terbuka. Namun, risiko koreksi juga perlu diperhatikan apabila indeks gagal mempertahankan level support penting.
Investor dapat mencermati pergerakan IHSG sekaligus rekomendasi saham AMRT, BUMI, LSIP, dan INDF sebagai bagian dari pertimbangan strategi perdagangan hari ini.
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab masing-masing investor. Investor perlu mempertimbangkan profil risiko dan melakukan analisis secara mandiri sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: IHSG Sepekan Turun 0,12% ke 6.518,12, Kapitalisasi Pasar Susut Rp18 Triliun