digtara.com - IHSG hari ini mengakhiri perdagangan Rabu (9/9/2026) di zona merah. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 0,12% atau 8,24 poin ke level 6.678,2.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 6.700,83. Indeks kemudian sempat menyentuh posisi tertinggi di 6.707,30 sebelum akhirnya berbalik melemah.
Sebanyak 308 saham tercatat menguat, sementara 317 saham turun dan 169 saham lainnya stagnan. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp11.700,14 triliun.
Saham INDY, AADI dan AMMN Menguat SignifikanDi tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham justru mencatatkan penguatan signifikan.
Saham PT Indika Energy Tbk. (INDY) menjadi salah satu yang paling mencolok setelah naik 11,03% ke level Rp3.120 per saham.
Selanjutnya, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) menguat 5,96% menjadi Rp12.450 per saham. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga naik 5,14% ke level Rp4.910 per saham.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Naik 1,01% ke 6.686,44, Saham AMMN, MBMA dan MDKA Melonjak
Penguatan juga terjadi pada sejumlah
saham lainnya yang masuk dalam indeks LQ45.
NCKL dan ANTM Ikut MenguatSaham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) tercatat naik 4,69% ke level Rp1.005 per saham.
Sementara itu, saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) menguat 3,90% menjadi Rp3.200 per saham.
Kinerja saham-saham tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika IHSG secara keseluruhan masih berada dalam tekanan.
IHSG Sempat Tertekan pada Sesi ISebelum ditutup melemah tipis, IHSG sempat mengalami tekanan lebih dalam pada perdagangan sesi I.
IHSG mengakhiri sesi pertama dengan terkoreksi 0,58% ke level 6.648, setelah sebelumnya sempat bergerak menguat pada awal perdagangan.
Riset Mirae Asset Sekuritas mencatat pergerakan IHSG cenderung tertekan sepanjang sesi pertama. Tekanan terutama berasal dari aksi jual pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar atau big caps.
Saham Perbankan Big Caps Jadi Beban IHSGSaham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memimpin pelemahan di sektor perbankan dengan koreksi 2,3%.
Penurunan berikutnya terjadi pada saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang melemah 1,8%.
Sementara itu, saham bank BUMN lainnya juga bergerak di zona merah. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) turun 0,9%, sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terkikis 0,6%.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 7 September 2026 Turun 0,25%, BUMI, PTBA hingga AADI Menguat Tekanan dari
saham-
saham perbankan berkapitalisasi besar tersebut menjadi salah satu faktor yang menahan laju IHSG.
Bursa Asia Melemah, Harga Minyak Jadi PerhatianPelemahan IHSG juga terjadi sejalan dengan mayoritas bursa kawasan Asia yang bergerak turun hingga perdagangan siang.
Pelaku pasar turut mencermati kembali meningkatnya harga minyak mentah di pasar global. Pergerakan harga minyak menjadi salah satu sentimen yang dapat memengaruhi prospek pasar
saham dan sektor terkait.
Meski IHSG ditutup melemah, penguatan INDY, AADI, AMMN, NCKL, hingga ANTM menunjukkan masih adanya saham-saham yang mampu mencatatkan kinerja positif di tengah tekanan pasar.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Setiap keputusan investasi memiliki risiko kerugian maupun keuntungan.