IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Tertekan, Berpotensi Uji Level 6.525

Arie - Jumat, 11 September 2026 09:40 WIB
net
Ilustrasi.

digtara.com -IHSG hari ini, Jumat (11/9/2026), berpotensi melanjutkan tekanan setelah indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,33 persen ke level 6.589,34 pada perdagangan Kamis (10/9/2026).

Tim riset Phintraco Sekuritas menilai kenaikan harga minyak mentah dan pelemahan rupiah menjadi dua sentimen negatif yang membayangi pasar saham domestik sepanjang pekan ini.

"Penguatan harga minyak dan pelemahan Rupiah menjadi faktor negatif bagi IHSG," tulis Phintraco Sekuritas dalam riset, Kamis (10/9/2026).

Selain sentimen eksternal, indikator teknikal juga menunjukkan potensi tekanan lanjutan pada IHSG hari ini.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan menguji level 6.525. Apabila indeks menembus ke bawah level tersebut, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menuju area support berikutnya di kisaran 6.460-6.500.

IHSG Berbalik Melemah dari Level 6.712Pada awal perdagangan Kamis (10/9/2026), IHSG sempat menguat hingga mencapai level 6.712.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Melemah ke 6.678,2, Saham INDY dan AADI Justru Melonjak

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan. IHSG berbalik arah dan ditutup melemah seiring meningkatnya tekanan eksternal serta pelemahan mayoritas bursa saham Asia.

Salah satu sentimen utama datang dari pergerakan harga minyak mentah Brent yang kembali menembus level US$102 per barel di tengah memanasnya konflik Amerika Serikat dan Iran.

Kenaikan harga minyak berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar saham domestik. Harga energi yang bertahan tinggi dapat meningkatkan tekanan terhadap neraca fiskal dan inflasi Indonesia.

Rupiah Melemah, Tekanan ke IHSG MeningkatTekanan terhadap IHSG juga datang dari pasar valuta asing. Rupiah melemah sekitar 0,2 persen ke level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis.

Pelemahan rupiah antara lain dipicu kekhawatiran terhadap potensi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akibat kenaikan harga minyak dunia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian investor karena kenaikan harga minyak dapat meningkatkan beban subsidi energi sekaligus memberikan tekanan terhadap kondisi fiskal.

Investor Tunggu Agenda Ekonomi GlobalSelain faktor geopolitik, minyak, dan rupiah, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah agenda ekonomi global pada perdagangan IHSG hari ini.

Investor menantikan hasil pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang diperkirakan menaikkan suku bunga. Pasar juga mencermati rilis data inflasi producer price index (PPI) Amerika Serikat yang diproyeksikan meningkat.

Perkembangan kebijakan bank sentral global berpotensi memengaruhi arus modal dan sentimen investor di pasar saham negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dengan demikian, arah IHSG hari ini akan ditentukan oleh kombinasi sentimen geopolitik, pergerakan harga minyak, nilai tukar rupiah, kebijakan bank sentral global, serta level teknikal yang menjadi perhatian investor.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Naik 1,01% ke 6.686,44, Saham AMMN, MBMA dan MDKA Melonjak

Jika IHSG mampu bertahan di atas 6.525, level tersebut menjadi area penting untuk mengukur potensi stabilisasi. Sebaliknya, apabila ditembus ke bawah, indeks berpotensi bergerak menuju support 6.460-6.500.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Segala keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca.


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

IHSG Hari Ini Melemah ke 6.678,2, Saham INDY dan AADI Justru Melonjak

Ekonomi

IHSG Hari Ini Naik 1,01% ke 6.686,44, Saham AMMN, MBMA dan MDKA Melonjak

Ekonomi

IHSG Hari Ini 7 September 2026 Turun 0,25%, BUMI, PTBA hingga AADI Menguat

Ekonomi

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 7 September 2026

Ekonomi

Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 4 September 2026: IHSG Menguat, Target 7.000 Jadi Sorotan

Ekonomi

Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis 3 September 2026: IHSG Masih Berpeluang Menguat