IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat ke 6.581, Simak Rekomendasi AMMN hingga PGEO

Arie - Kamis, 17 September 2026 09:45 WIB
net
Ilustrasi.

digtara.com -IHSG hari ini, Kamis (17/9/2026), berpeluang menguat ke rentang 6.541–6.581 selama mampu bertahan di atas level 6.370. Sejumlah saham seperti AMMN, CPIN, MBMA, dan PGEO masuk dalam radar rekomendasi MNC Sekuritas.

Tim Analis MNC Sekuritas mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,38 persen ke level 6.436 pada perdagangan Rabu (16/9/2026).

Pergerakan IHSG masih didominasi tekanan jual dan belum mampu menembus moving average (MA) 20.

Dalam skenario teknikal MNC Sekuritas, IHSG masih berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam. Kondisi tersebut membuat indeks masih berisiko menguji kembali area 6.290–6.370.

"Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6.370 maka masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.541-6.581," kata Tim Riset MNC Sekuritas, Kamis (17/9/2026).

Support dan Resistance IHSG Hari IniUntuk perdagangan Kamis (17/9/2026), MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada di 6.279 dan 6.201. Sementara itu, level resistance berada di 6.585 dan 6.633.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound ke 6.370, Simak Saham BRMS hingga AUTO

Berikut saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini:

SahamRekomendasiHargaArea BeliTarget HargaStoplossAMMNTrading Buy5.150 (+1,98%)4.980–5.1005.325 / 5.500Di bawah 4.800CPINBuy on Weakness3.120 (+0,97%)3.090–3.1203.230 / 3.310Di bawah 3.080MBMABuy on Weakness500 (+0,81%)474–498550 / 595Di bawah 462PGEOBuy on Weakness1.040 (-1,42%)1.020–1.0401.075 / 1.090Di bawah 1.015AMMNAMMN mendapat rekomendasi Trading Buy dengan harga 5.150. Area beli berada di 4.980–5.100, dengan target harga 5.325 dan 5.500.

Stoploss ditempatkan di bawah 4.800. Secara teknikal, AMMN berada pada wave iii dari wave (iii) dari wave [c], disertai volume pembelian.

CPINCPIN mendapat rekomendasi Buy on Weakness pada area 3.090–3.120. Target harga berada di 3.230 dan 3.310, sedangkan stoploss di bawah 3.080.

MNC Sekuritas melihat CPIN berada pada awal wave c dari wave (b), disertai volume pembelian dan pergerakan di atas MA60.

MBMAMBMA juga masuk dalam rekomendasi Buy on Weakness dengan area beli 474–498. Target harga ditetapkan pada 550 dan 595, sementara stoploss di bawah 462.

Secara teknikal, MBMA berada pada akhir wave (B) dari wave [Y] dan disertai volume pembelian.

PGEOPGEO mendapat rekomendasi Buy on Weakness dengan area beli 1.020–1.040. Target harga berada di 1.075 dan 1.090, dengan stoploss di bawah 1.015.

MNC Sekuritas menilai PGEO berada pada bagian wave [b] dari wave 2, dengan pergerakan di rentang MA20 dan MA200 serta masih menghadapi tekanan jual.

Outlook IHSG Menurut BRIDSSementara itu, Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) Reza Diofanda mengatakan IHSG berisiko melanjutkan pelemahan seiring tekanan dari harga minyak yang berada di atas US$100 per barel dan sentimen terkait proyeksi suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Baca Juga: IHSG Hari Ini Diprediksi Uji 6.290-6.370, Simak Rekomendasi MEDC hingga AVIA

Harga West Texas Intermediate (WTI) tercatat mencapai US$102,65 per barel, sedangkan Brent berada di level US$106,93 per barel. Pada saat yang sama, rupiah kembali melemah ke sekitar Rp17.694 per dolar AS.

"Kenaikan UST 10Y ke sekitar 5% turut meningkatkan tekanan terhadap aset emerging market," kata Reza dalam risetnya, Selasa (16/9/2026).

Dari pasar global, investor juga mencermati pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September waktu Amerika Serikat atau 16–17 September waktu Indonesia.

Reza mencatat probabilitas perubahan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin mencapai 92,4 persen. Setelah keputusan tersebut, perhatian pasar diperkirakan beralih pada panduan kebijakan bank sentral AS, terutama kemungkinan suku bunga bertahan lebih tinggi dalam waktu lebih lama atau higher for longer.


Sentimen Domestik dan Prospek IHSGDi dalam negeri, investor turut mencermati kebijakan awal Menteri Keuangan Suahasil Nazara, khususnya langkah pemerintah dalam menjaga kredibilitas fiskal dan stabilitas APBN.

Sentimen tersebut menjadi perhatian di tengah harga minyak yang masih berada di atas US$100 per barel dan imbal hasil US Treasury (UST) tenor 10 tahun yang berada di sekitar 5 persen.

Secara teknikal, Reza mengatakan IHSG telah menembus ke bawah moving average (MA) 20 di level 6.548 dan keluar dari pola rising wedge. Indikator MACD juga telah membentuk bearish crossover yang menunjukkan momentum pelemahan masih berlangsung.

Dengan kondisi tersebut, IHSG berpotensi menguji level support 6.390. Jika level tersebut ditembus, support berikutnya berada di 6.220.

Sementara itu, peluang rebound IHSG perlu terlebih dahulu melewati level 6.585. Jika berhasil menembus level tersebut, indeks berpeluang kembali menguji 6.705.

Disclaimer: Rekomendasi saham dalam artikel ini merupakan pandangan analis dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound ke 6.370, Simak Saham BRMS hingga AUTO


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound ke 6.370, Simak Saham BRMS hingga AUTO

Ekonomi

IHSG Hari Ini Diprediksi Uji 6.290-6.370, Simak Rekomendasi MEDC hingga AVIA

Ekonomi

IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil di Level 6.450-6.700, Simak Rekomendasi Saham

Ekonomi

10 Saham Pendorong IHSG Sepekan, AMMN Jadi Kontributor Terbesar

Ekonomi

IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Tertekan, Berpotensi Uji Level 6.525

Ekonomi

IHSG Hari Ini Melemah ke 6.678,2, Saham INDY dan AADI Justru Melonjak