digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (23/9/2026), diperkirakan kembali bergerak di tengah tekanan jual. Sejumlah analis memproyeksikan IHSG akan menguji area 6.208-6.258 pada perdagangan hari ini.
Pada perdagangan Selasa (22/9/2026),
IHSG ditutup melemah 1,69 persen ke level 6.277,04.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 148 saham ditutup menguat, 556 saham melemah, dan 259 saham stagnan.
Saham LQ45 yang Menguat dan MelemahSejumlah saham LQ45 mengalami tekanan cukup besar pada perdagangan Selasa.
PT Indika Energy Tbk. (INDY) menjadi salah satu saham dengan penurunan terbesar, yakni 5,13 persen ke Rp2.590. Selanjutnya, PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) turun 4,76 persen ke Rp1.800 dan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) melemah 4,40 persen ke Rp348.
Tekanan juga terjadi pada PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang turun 4,17 persen ke Rp184, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) melemah 3,88 persen ke Rp11.150, serta PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) turun 3,81 persen ke Rp505.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 22 September 2026 Melemah 0,88 Persen, MBMA hingga EXCL Tertekan
Di sisi lain, sejumlah
saham berhasil mencatat penguatan.
PT Indosat Tbk. (ISAT) naik 4,33 persen ke Rp2.410, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) menguat 2,15 persen ke Rp950, dan PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) naik 1,88 persen ke Rp2.170.
Penguatan juga terjadi pada PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar 1,07 persen ke Rp4.710, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) sebesar 0,96 persen ke Rp3.140, serta PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) sebesar 0,95 persen ke Rp1.065.
Proyeksi IHSG Hari IniTim Analis MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave a dari wave (x). Berdasarkan analisis tersebut, IHSG diperkirakan terlebih dahulu menguji area 6.208-6.258.
"Area penguatan terdekat IHSG berada di 6.333-6.364," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya yang dikutip pada Rabu (23/9/2026).
Untuk level teknikal, support
IHSG diproyeksikan berada di 6.267 dan 6.108. Sementara itu, level resistance berada di 6.440 dan 6.535.
Rekomendasi Saham MNC SekuritasDalam riset tersebut, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi
saham yang dapat menjadi perhatian investor.
Untuk strategi buy on weakness, MNC Sekuritas merekomendasikan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA).
Sementara untuk strategi trading buy, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) dan PT Pertamina Gas Negara Tbk. (PGAS) masuk dalam rekomendasi MNC Sekuritas.
Pergerakan IHSG hari ini tetap perlu dicermati bersama perkembangan saham-saham berkapitalisasi besar serta sentimen pasar yang memengaruhi perdagangan.
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Setiap keputusan investasi memiliki risiko dan dapat menimbulkan keuntungan maupun kerugian.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 22 September 2026 Melemah 0,88 Persen, MBMA hingga EXCL Tertekan