digtara.com -Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melaksanakan kunjungan kerja sekaligus meninjau lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Polsek Kualin, Rabu (23/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda menyempatkan diri mendatangi satu per satu stan
UMKM yang memamerkan produk khas daerah, mulai dari gula merah tradisional, ikan asap, hingga tomat segar.
Jenderal bintang dua tersebut berdialog langsung secara santai dan akrab dengan para penggiat UMKM.
Irjen Pol. Rudi Darmoko juga melontarkan pertanyaan kepada salah satu perajin gula merah lokal mengenai kapasitas produksi harian mereka.
Selain gula merah, para pedagang juga menawarkan produk ikan asap khas setempat
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perekonomian kerakyatan dan pemberdayaan ekonomi lokal, Kapolda NTT tidak hanya sekadar memborong dagangan, tetapi memborong seluruh barang yang dijajakan tanpa menyisahkan sedikit pun.
Baca Juga: Kapolda NTT Resmikan Revitalisasi SMPTK Imanuel Tuapakas-TTS
"Ini kalau saya borong, boleh nggak?" tanya Kapolda, yang langsung disambut senyum para pelaku
UMKM.
Seluruh persediaan gula merah, ikan asap, dan tomat milik para pelaku usaha dibeli habis oleh Kapolda. Aksi spontan ini membuat lapak seketika bersih karena tidak ada produk yang tersisa sedikit pun.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendampingi serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembinaan UMKM.
UMKM adalah tulang punggung perekonomian masyarakat kita. Melalui jajaran kepolisian di tingkat polsek, Polri ingin terus hadir memberikan pembinaan, motivasi, dan ruang bagi para pelaku usaha lokal agar produk-produk mereka bisa semakin dikenal, berkembang, dan mensejahterakan keluarga.
Kapolda juga mengapresiasi kreativitas dan kerja keras warga Kualin yang tetap produktif mengolah hasil alam lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.
Kapolda berharap langkah kecil ini dapat menginspirasi pihak lain untuk senantiasa mencintai dan membeli produk-produk buatan lokal demi kemajuan daerah.