digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini menjadi perhatian setelah ditutup melemah pada perdagangan Senin (28/9/2026). Sejumlah saham dalam indeks LQ45, termasuk GOTO, INCO, hingga HRTA, mengalami tekanan cukup signifikan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI),
IHSG terkoreksi 1,51% atau berada di level 6.147,86 pada akhir perdagangan.
Sebanyak 192 saham tercatat menguat, sementara 554 saham melemah dan 217 saham lainnya stagnan.
Saham GOTO hingga INCO Jadi PemberatDari jajaran saham indeks LQ45, pelemahan harga saham dipimpin oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).
Harga saham GOTO turun 14% menjadi Rp43 per saham. Berikutnya, saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) melemah 5,98% ke level Rp4.400.
Sementara itu, saham PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) turun 5,68% menjadi Rp2.160 per saham.
Baca Juga: BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1
Tekanan juga terjadi pada sejumlah
saham lainnya. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) turun 4,89% ke Rp2.920, sedangkan PT Indosat Tbk. (ISAT) melemah 4,68% ke Rp2.240.
Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga terkoreksi 4,03% menjadi Rp4.530 per saham.
AADI hingga PTBA Justru MenguatDi tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham masih mampu mencatatkan kenaikan.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) memimpin jajaran saham yang menguat dengan kenaikan 3,33% ke level Rp11.625 per saham.
Kemudian, saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) naik 3,10% menjadi Rp1.495. Saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) juga menguat 2,91% ke Rp3.180.
Kenaikan turut dialami PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) sebesar 2,65% ke Rp1.550, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) sebesar 1,92% ke Rp1.330, serta PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) sebesar 0,70% ke Rp1.440.
Proyeksi IHSG dan Level Support ResistanceDivisi Riset MNC Sekuritas mencatat secara mingguan IHSG terkoreksi 3,09%. Kondisi tersebut membuat indeks masih bertahan di sekitar level moving average 20 hari atau MA20.
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave a dari wave (x).
"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x) sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6.157—6.209," tulis Divisi Riset MNC Sekuritas dalam riset hariannya, Minggu (27/9/2026).
MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG pada 6.174 dan 6.108. Sementara itu, level resistance berada di 6.380 dan 6.535.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis Level-level tersebut merupakan analisis teknikal dari MNC Sekuritas dan bukan jaminan pergerakan
IHSG pada perdagangan berikutnya.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.