IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban

Arie - Rabu, 30 September 2026 08:30 WIB
net
Ilustrasi.

digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Sejumlah saham big caps seperti GOTO, AADI, hingga ADRO berada di zona merah hingga akhir perdagangan.Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG hari ini 29 September 2026 ditutup turun 0,43% atau berada di level 6.121,70.

Sebanyak 315 saham tercatat menguat, 391 saham melemah, sedangkan 257 saham lainnya stagnan.

GOTO, AADI, dan ADRO TertekanSejumlah saham berkapitalisasi besar mengalami tekanan. Pelemahan terdalam di antara saham yang disebut dalam perdagangan kali ini terjadi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).

Saham GOTO anjlok 13,95% ke level Rp37 per saham. Selanjutnya, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) melemah 4,95% menjadi Rp11.050.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) juga turun 4,63% ke level Rp2.470.

Tekanan juga terjadi pada beberapa saham lainnya. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) turun 2,86% menjadi Rp340, sedangkan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melemah 2,75% ke Rp885.

Baca Juga: IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan

Sementara itu, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) terkoreksi 2,73% ke level Rp4.280.

UNTR hingga ISAT MenguatDi sisi lain, sejumlah saham berhasil mencatatkan penguatan. PT United Tractors Tbk. (UNTR) menjadi salah satu saham dengan kenaikan terbesar, yakni 3,28% ke Rp25.175.

Penguatan berikutnya dicatatkan PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar 2,68% ke Rp2.300 dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) sebesar 2,60% ke Rp2.370.

PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) juga naik 2,40% menjadi Rp171. Kemudian, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menguat 1,94% ke Rp3.160 dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) naik 1,75% ke Rp580.

Batas Harga Minimum Saham Turun Jadi Rp1Pergerakan saham pada perdagangan kali ini juga berlangsung setelah BEI mulai menerapkan perubahan batas harga minimum saham.

Mulai Senin (28/9/2026), BEI menurunkan batas harga minimum saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1. Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi saham yang sebelumnya tertahan di level Rp50 untuk bergerak lebih rendah dan membentuk harga baru.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan perubahan batas harga minimum saham menjadi salah satu sentimen yang perlu dicermati pelaku pasar.

Menurut dia, penerapan batas bawah Rp1 pada tahap awal berpotensi meningkatkan volatilitas, khususnya pada saham-saham berharga rendah.

"Fase awal penerapan kebijakan batas harga minimum Rp1 berpotensi meningkatkan volatilitas, terutama pada saham berharga rendah. Investor masih perlu beradaptasi dengan perubahan rentang harga serta mekanisme auto rejection," ujarnya dalam publikasi riset.

Baca Juga: BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1


IHSG Tertekan Sentimen GlobalPada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 1,51% ke level 6.147,86 pada Senin (28/9/2026).

Tekanan tersebut terjadi di tengah pelemahan rupiah yang mencapai Rp17.965 per dolar AS atau mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Pelemahan IHSG juga meluas ke berbagai sektor dengan 532 saham mengalami koreksi. Kondisi tersebut mencerminkan kecenderungan investor mengambil posisi defensif di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar.

Dari pasar global, sentimen negatif masih berasal dari ekspektasi kebijakan The Fed yang hawkish serta penguatan indeks dolar AS (DXY) di atas level 101.

Kenaikan harga minyak akibat ketegangan AS-Iran juga menjadi perhatian pasar karena berpotensi meningkatkan risiko inflasi global.

Selain itu, kenaikan imbal hasil US Treasury, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik turut menjadi faktor yang menjaga tekanan terhadap pasar saham.

Baca Juga: IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan

Ekonomi

BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1

Ekonomi

IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis

Ekonomi

IHSG Hari Ini 24 September 2026 Berpotensi Menguat, Simak Saham Pilihan MNC Sekuritas

Ekonomi

IHSG Hari Ini Rabu 23 September 2026 Uji Level 6.208, Simak Saham Pilihan Analis

Ekonomi

IHSG Hari Ini 22 September 2026 Melemah 0,88 Persen, MBMA hingga EXCL Tertekan