Tahun Ini, Saham Properti Tumbuh Positif

- Sabtu, 13 Juli 2019 00:34 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201907/properti-1.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digtara.com | JAKARTA – Tahun ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) emiten properti merupakan salah satu sektor yang diproyeksikan akan tumbuh positif dan turut menyumbang pergerakan positif bagi

Beberapa emiten properti yang sudah menunjukkan pertumbuhan marketing sales di antaranya PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN, anggota indeks Kompas100 ini) yang naik sebesar 29,1% yoy dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA, anggota indeks Kompas100 ini) yang sudah mencapai 50% target proyeksi tahun 2019 senilai Rp 2 miliar dari Rp 4 miliar.

Sementara itu, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON, anggota indeks Kompas100 ini) menjadi salah satu emiten yang masih mengalami penurunan marketing sales di kuartal 1 tahun 2019. PWON pada kuartal 1 tahun 2019 mengalami penurunan marketing sales sebesar 35% secara tahunan.

Menurut analis Samel Sekuiritas Suria Dharma, pergerakan positif yang belum serentak di emiten properti salah satunya dipengaruhi oleh suku bunga Bank Sentral yang tinggi.

Diharapkan seiringan dengan adanya isu penurunan suku bunga akan menjadi sentimen positif bagi pertumbuhan saham-saham emiten properti yang membuat emiten properti cukup memiliki daya tarik hingga saat ini.

“Kan bunganya belum turun, jadi marketing sales masih menggunakan bunga yang berlaku sekarang. Jadi kalau bisa turun bisa ada kemungkinan bagus juga penjualannya,” ungkap Suria.

Senada, analis Panin Sekuiritas William Hartanto menilai, selain isu penurunan suku bunga, saat ini sentimen yang mempengaruhi emiten properti ialah pemangkasan PPh properti bagi rumah mewah dan sentimen reklamasi khusus bagi APLN dan PT Intiland Development Tbk (DILD).

Perihal belum meratanya pertumbuhan positif emiten properti, William menambahkan faktor belum diluncurkannya produk baru yang sesuai target pasar juga dapat menjadi penyebab belum bertumbuhnya dengan baik marketing sales beberapa emiten properti.

Secara keseluruhan, baik Suria maupun William sama-sama merekomendasikan buy saham-saham properti.

“Saya rekomendasi buy, apalagi saya temukan saham-saham properti sudah diakumulasi asing dalam jumlah besar selama beberapa hari terakhir” kata William.[Kontan]


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Ekonomi

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Ekonomi

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Ekonomi

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Ekonomi

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Ekonomi

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo