Digtara.com | JAKARTA – Pada Selasa (6/8/2019) pagi ini sekira pukul 8.26 WIB, indeks Nikkei anjlok 2,35% ke 20.232. Hang Seng merosot 2,60% ke 25.472. Musim gugur di bursa Asia masih berlanjut.
Sementara, Indeks Kospi melemah 1,69% ke 1.914. Taiex turun 1,73% ke 10.242. Sedangkan ASX 200 turun 2,25% ke 6.491. Indeks Straits Times melemah 1,48% ke 3.147 dan FTSE Bursa Malaysia turun 1,06% ke 1.593.
Sedangkan pasar saham global melanjutkan penurunan akibat perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang makin panas. China membalas rencana kenaikan tarif impor AS atas seluruh sisa produk China dengan melemahkan nilai tukar yuan.
Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan, pemerintah AS telah memutuskan bahwa China sudah memanipulasi mata uang dan AS akan melibatkan IMF untuk menghilangkan persaingan tidak adil dari China.
Langkah kedua negara ini menyebabkan minat risiko pasar menciut. “Semua pandangan ekonomi dan pergerakan mata uang dan pasar saham didorong oleh mentalitas pencabutan dari risiko yang meningkatkan permintaan obligasi. Penurunan tajam yield US Treasury meski Gubernur Federal Reserve Jerome Powell tidak memberi sinyal pelonggaran telah menunjukkan hal ini,” kata Kota Hirayama, senior emerging markets economist SMBC Nikko Securities.[reuters]