Digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan pekan ini bursa Asia kompak menghijau pada Senin (19/8) pukul 8.37 WIB, Di pasar spot indeks Nikkei 225 menguat 0,78% ke 20.578. Indeks Hang Seng melonjak 1,53% ke 26.129.
Sementara, Indeks Taiex menguat 0,41% ke 10.463. Sedangkan Kospi menguat 0,58% ke 1.938. Sementara Straits Times menguat 0,33%.
Mata uang Asia pun sebagian besar menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di awal pekan ini. Hanya dolar Singapura, yuan, dan dolar Hong Kong yang masih melemah terhadap the greenback.
Harapan akan stimulus dari bank-bank sentral utama global menyokong kenaikan pasar saham. Harapan ini dipicu oleh data ekonomi yang melemah di sejumlah negara seperti Jerman dan China. Jumat lalu, pemerintahan koalisi Jerman siap menyisihkan anggaran untuk meluncurkan stimulus dalam mengatasi kemungkinan resesi.
Sedangkan peristiwa terkini seperti demonstrasi Hong Kong dan pelemahan di pasar keuangan Argentina menjelang pemilu memicu sedikit kekhawatiran yang masih tinggi akibat perang dagang AS dan China.
Senada dikatakan Ayako Sera, senior market strategist Sumitomo Mitsui Trust mengatakan, sentimen pasar cenderung tertekan. Tapi kebijakan stimulus Kerman akan membantu menahan penurunan.
“Sementara untuk China, langkah pelonggaran ditujukan pada pasar yang sudah diatur dengan ketat. Tapi, langkah terbaru China akan membawa kelegaan pasar,” kata Sera seperti dikutip Reuters.