Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Rabu (21/8) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan konsolidasi dan cenderung melemah. Kemarin, indeks ditutup melemah 0,02% ke level 6.295,74.
Menurut Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma menilai, IHSG masih akan bergerak sideways karena pasar menunggu keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pekan ini. Pasar menunggu kebijakan suku bunga dalam negeri.
Sementara investor di pasar global juga menanti rilis risalah rapat The Federal Reserve pada Jumat (23/8) mendatang. Pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell akan menjadi sinyal arah kebijakan moneter bank sentral AS ini, termasuk kebijakan suku bunga.
Sedangkan, Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus memperkirakan, kemungkinan BI akan main aman sehingga tidak akan memangkas tingkat suku bunganya.
“Jadi, pasar masih melemah karena menunggu kedua momen penting BI dan The Fed pekan ini,” paparnya.
Dia memprediksi IHSG cenderung melemah dan bergerak antara 6.266-6.310. Hitungan Suria, IHSG bergera sideways cenderung naik dengan rentang pergerakan 6.250-6.350.