Digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan Jumat (30/8) Harga emas terkoreksi setelah rally sejak pekan lalu. Meski begitu, harga emas masih bertahan di atas level US$ 1.500 per ons troi. Pukul 07.58 WIB harga emas untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange ada di US$ 1.534 per ons troi, turun 0,18% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.536,90 per ons troi.
Sedangkan itu, harga emas di pasar spot ada di US$ 1.523,91 per ons troi, turun 0,24% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.527,63 per ons troi.
Di mana harga emas masih stabil tinggi lantaran masih ada kekhawatiran tentang ancaman resesi global, sehingga mendorong investor untuk berbondong-bondong memborong aset save faven.
“Pasar sedang menunggu langkah selanjutnya dalam perundingan dagang antara AS-China. Sampai saat itu, ketidakpastian terus terjadi dan cukup mendukung aset safe haven, terutama logam mulia,” kata analis ING Warren Patterson.
Tapi, kenaikan harga emas dibatasi oleh komentar dari Kementerian Perdagangan China yang mengatakan kedua negara harus menciptakan kondisi yang kondusif untuk kemajuan negosiasi perdagangan dan bahwa China menentang meningkatnya perang dagang.
“Kami masih merasa momentum tetap berada di atas untuk emas dalam jangka panjang, mengingat pelonggaran bank sentral global, dan periode ketegangan perdagangan yang berkepanjangan serta sejumlah faktor geopolitik,” kata MKS PAMP dalam sebuah catatannya.[reuters]