Digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan data Bloomberg, pada Kamis (5/9) Pukul 09.23 WIB harga emas spot pagi ini turun. Harga emas spot US$ 1.543,95 per ons troi atau turun 0,55% dibandingkan dengan harga emas kemarin yang ditutup US$ 1.552,55 per ons troi.
Sementara, harga emas untuk kontrak pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange pagi ini berada di US$ 1.551,70 per ons troi, turun 0,56% jika dibandingkan dengan harga tertinggi kemarin pada US$ 1.560,40 per ons troi.
Sedangkan, harga emas menguat setelah imbas hasil US Treasury mencapai level terendah sejak Juli 2016. “Harga emas masih bisa menguat lagi, didorong oleh kondisi makro yakni penurunan yield obligasi global yang tampaknya meluas,” kata Edward Meir, analis INTL FCStone kepada Reuters.
Menanggapi hal tersebut, FedWatch tool dari CME, para trader telah memperhitungkan penurunan suku bunga acuan Fed Fund Rate sebesar 25 basis point pada bulan ini.
Dia mengatakan, ketika investor memegang emas, setidaknya investor bisa mendapatkan kembali uangnya ketika harga tetap. Sementara nilai tukar dolar AS turun dalam dua hari perdagangan terakhir setelah Rabu lalu menyentuh level tertinggi sejak Mei 2017.
Selain karena koreksi dari level tertinggi, harga emas juga turun karena pencabutan RUU ekstradisi di Hong Kong dan parlemen Inggris mengupayakan penghentian rencana hard Brexit Perdana Menteri Boris Johnson.[kontan]