Digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan Bloomberg pukul 08.24 WIB, rupiah naik 0,09% ke Rp 14,088 per dolar AS. Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatannya empat hari beruntun pada perdagangan Senin (9/9/2019) pagi ini.
Menurut Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, berbagai sentimen positif dari dalam dan luar negeri masih akan menjadi penopang penguatan rupiah hari ini. Ini menyusul laporan cadangan devisa pekan lalu yang tercatat naik sebanyak US$ 500 juta menjadi US$ 126,4 miliar per Agustus 2019.
“Selain itu, data inflasi juga masih terjaga. Ditambah lagi, data ekonomi global masih cukup baik, sehingga rupiah kemungkinan masih akan menguat,” ungkap Ibrahim.
Ibrahim mengungkapkan, terkait sentimen perang dagang antara AS dan China kembali memiliki harapan, mengingat kedua negara ekonomi raksasa tersebut berencana untuk melakukan pertemuan kembali.