Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Senin (23/9/2019) hari ini kurs rupiah berpotensi melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini didorong oleh sentimen negatif dari perkembangan perang dagang antara AS dan China.
Menurut Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail Zaini memperkirakan, indeks dolar AS akan menguat di kisaran 98,40–98,50 pada hari ini. Kurs dolar AS juga berpeluang menguat terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya, seperti yen dan euro.
Di menjelaskan penguatan dolar AS ditopang oleh sentimen negatif dari prospek perang dagang antara AS-China usai delegasi China dikabarkan batal mengunjungi AS.
“Pembatalan tersebut disebabkan keputusan Donald Trump yang menolak perjanjian perdagangan secara parsial dengan China,” ungkap Mikail dalam riset harian.
Sentimen negatif tersebut kemungkinan akan berpengaruh besar terhadap pergerakan rupiah sepanjang hari ini. Maka dari itu, Mikail memprediksi rupiah akan melemah di kisaran RP 14.070–Rp 14.100 per dolar AS pada hari ini.