digtara.com | JAKARTA – Harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) kembali bergerak volatil dengan kecenderungan mengalami penurunan akhir-akhir ini meski sempat kembali bergerak dalam tren naik. Sejumlah sentimen negatif dari global masih mempengaruhi harga CPO.
Pada perdagangan Jumat (27/9/2019) kemarin, harga CPO kontrak pengiriman Desember 2019 di Malaysia Derivative Exchange turun 0,92% ke level RM 2.150 per metrik ton. Dalam sepekan terakhir, harga CPO terkoreksi 3,42%.
Di atas kertas, harga CPO masih rentan masuk ke tren bearish. Namun, harapan kenaikan harga terjadi tetap ada, meski tidak akan signifikan.
Salah satunya adalah musim kemarau berkepanjangan yang melanda Indonesia dan Malaysia. Hal ini dapat mengganggu produksi CPO di kedua negara tersebut.[kontan]