Harga Emas Global Anjlok Lampaui 1%

- Minggu, 13 Oktober 2019 03:50 WIB

digtara.com | NEW YORK – Berdasarkan data yang dilansir Reuters menunjukkan, pada pukul 13.31 waktu New York, harga emas di pasar spot anjlok 0,8% menjadi US$ 1.482,85 per troy ounce.

Bahkan pada transaksi sebelumnya, harga emas sempat melorot hingga 1,4%. Harga emas dunia anjlok melampaui 1% pada transaksi Jumat (11/10).

Harga emas menuju penurunan mingguan sebesar 1,4%, yang merupakan penurunan terbesar sejak akhir Maret. Sementara itu, harga kontrak berjangka emas turun 0,8% menjadi US$ 1.488,70 per troy ounce.

“AS dan China sepertinya akan menemukan kata sepakat, setidaknya ada kesepakatan parsial dalam perdagangan. Dan hal itu mengangkat sentimen investor (untuk aset-aset berisiko) Hal itu negatif untuk aset safe haven, termasuk emas,” jelas Jim Wyckoff, senior analyst Kitco Metals.

Dia menambahkan, investor sangat berharap, AS dan China akan mencapai kata sepakat sehingga akan mengakhiri perselisihan perang dagang yang sudah berlangsung selama 15 bulan.

“Ada laporan bahwa Inggris dan Uni Eropa juga mengalami kemajuan terkait Brexit. Dan hal ini juga menjadi sentimen negatif lain bagi pasar emas,” tambah Wyckoff.

Di mana data Reuters menunjukkan, harga emas dengan denominasi poundsterling merosot hingga 3% menjadi 1.163,22 pounsterling per troy ounce.

Sementara Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar mengatakan, kesepakatan Brexit diprediksi dapat tercapai pada akhir Oktober yang memungkinkan Inggris meninggalkan Uni Eropa dengan kesepakatan. Dia mengungkapkan hal tersebut pasca pertemuan yang sangat positif dengan Boris Johnson.

Asal tahu saja, emas sering digunakan sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian politik dan ekonomi. Analis mengatakan, emas masih terlihat bullish baik secara fundamental dan teknis, dalam jangka panjang.

“Saya tidak melihat aksi jual besar-besaran emas di balik kesepakatan perdagangan jika ada. Emas benar-benar akan positif dalam jangka panjang,” kata Fawad Razaqzada, analis pasar Forex.com.

“Jika China mencapai kesepakatan, permintaan China untuk emas akan naik karena negara itu adalah konsumen emas terbesar di dunia,” tambah Razaqzada.


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Daftar Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini Kamis 14 Mei 2026

Ekonomi

Kompak Naik! Cek Harga Emas ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu 13 Mei 2026

Ekonomi

ANTAM dan UBS Kompak Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 12 Mei 2026

Ekonomi

Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Senin 11 Mei 2026

Ekonomi

Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Minggu 10 Mei 2026

Ekonomi

Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026