Mendag Kaget Ketika Sidak ke Pasar Ramai Medan

Redaksi - Sabtu, 29 Desember 2018 09:09 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/2018/12/endag.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | MEDAN – Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI) Enggartiasto Lukita melakukan sidak ke Pasar Ramai di Jalan Thamrin Medan, Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 11.20 WIB.

Usai menanyai beberapa pedagang di Pasar Ramai, Enggar mengaku bahwa ia sengaja datang untuk melihat kondisi pasar dan tidak membawa rombongan ramai.

“Kita kesini untuk melakukan pengecekan harga dan harga masih stabil. Memang di beberapa pedagang beras, yang tersedia beras premium dan premium ke atas. Tidak ada beras medium karena kecenderungan disini katanya pembeli menengah ke atas,” kata Enggar di Pasar Ramai Medan.

“Tadi harga telur sedikit naik dari Rp 37 ribu menjadi Rp 40 ribu per papan. Demikian juga dengan ayam sebelumnya Rp 25 ribu naik menjadi Rp 35. Yang menarik adalah harga ayam disini lebih murah ketimbang sewaktu saya sidak di Wonosobo, Jawa Tengah. Jadi ada perbedaan-perbedaan harga,” ungkap Enggar.

Lebih lanjut, Bulog telah menetapkan harga beras medium tidak lebih dari Rp 50 dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450. Namun faktanya di pasaran range harga masih berkisar Rp 10-11 ribu rupiah.

“Bulog akan kita tugaskan untuk masuk ke pasar. Karena sampai pedagang besar Rp 8.900 dan menjual ke masyarakat Rp 9.450 maksimal. Sehingga masyarakat ada pilihan, kita ingin mengendalikan harga bisa mengetahui berapa HET dan harus merata,” paparnya.

Terkait akan adanya kenaikan harga menjelang tahun baru, Enggar memastikan bahwa Bulog akan mengeluarkan semua stok untuk mengendalikan harga tersebut.

“Tapi saya percaya pedagang tidak akan macam-macam, apalagi kita punya satgas pangan dari kepolisian agar tidak dilakukan penimbunan,” jelas Enggar.

Setelah melakukan sidak di Pasar Ramai Medan, Enggar melanjutkan perjalanan untuk melakukan sidak di Pasar Sukaramai di Jalan AR Hakim Medan

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Ekonomi

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Ekonomi

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Ekonomi

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Ekonomi

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Ekonomi

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo