Pelindo 1 Resmi Jadi Anggota Kadin

- Selasa, 18 Februari 2020 14:27 WIB

digtara.com | MEDAN – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 resmi menjadi bagian dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Peresmian itu ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) oleh Ketua Umum Kadin, Rosan P. Roeslani didampingi Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara, kepada Direktur Utama Pelindo 1, Dian Rachmawan.

Pelindo 1 menjadi anggota Kadin tidak sendiri. Seluruh anak perusahaannya juga diikutsertakan. Yakni PT Prima Multi Terminal dan PT Prima Terminal Petikemas. PT Prima Indonesia Logistik, PT Prima Pengembangan Kawasan, dan PT Prima Husada Cipta Medan. Mereka menjadi anggota KADIN terhitung sejak bulan Januari.

“Pelindo 1 sebagai BUMN mendaftar sebagai anggota Kadin sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoU) yang sudah ditandatangani oleh Kementerian BUMN dan Kadin Indonesia. Yakni MoU tentang pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada November 2019.

“Sehingga Pelindo 1 dan anak perusahaannya sudah resmi menjadi anggota Kadin yang nantinya bisa menjadi wadah kerja sama dan membangun sinergi. Bagi kami dan para pengusaha Indonesia maupun asing untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” terang Direktur Utama Pelindo 1, Dian Rachmawan.

Saat ini, Pelindo 1 sedang melakukan pengembangan Belawan New Container Terminal serta Pelabuhan Hub Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pelindo 1 saat ini sedang mengembangkan Belawan New Container Terminal. Belawan New Container Terminal yang memiliki panjang dermaga 700 meter dengan kedalaman kolam -14 meter LWS (Low Water Spring) yang mampu melayani kapal Post Panamax atau kapal dengan bobot 50.000 DWT. Saat ini juga sudah dilengkapi dengan empat unit Ship-to-Shore (STS) Crane, 12 unit Automatic Rubber Tyred Gantry (ARTG), dan 20 unit Head Truck.

PENGEMBANGAN

Pelindo 1 juga sedang melakukan pengembangan Pelabuhan Hub Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung. Pada November 2019, Pelindo 1 telah menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Seaport dengan pokok-pokok perjanjian di antaranya: Pelindo 1 dengan Zhejiang Seaport akan membuka rute call internasional dari Kuala Tanjung Ke Ningbo dan sebaliknya.

Dengan pengembangan Pelabuhan dan Kawasan Industri di Kuala Tanjung ini diproyeksikan akan membuka 90.000 lapangan pekerjaan dan meningkatkan potensiekonomi sebesar 30 Miliar Dollar AS.

“Ke depannya, pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung yaang terintegrasi dengan fasilitas penunjang pelabuhan berupa Kawasan Industri yang akan menarik investasi swasta dan asing, sehingga memberikan dampak bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi nasional,” jelas Dian Rachmawan.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani mengapresiasi positif untuk respon Pelindo 1 yang cepat, tepat, dan terarah. “Seluruh pelaku usaha seperti: BUMN, koperasi, dan swasta harus bersinergi dan saling mendukung dan mengembangkan demokrasi ekonomi secara sinergis. Kami berharap kolaborasi Pelindo 1 dan Kadin secara berkesinambungan yang memiliki dampak secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” terang Rosan P. Roeslani.

[AS]


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Ekonomi

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Ekonomi

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Ekonomi

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Ekonomi

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Ekonomi

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo