IHSG Masih Tertekan Sentimen Global

- Jumat, 28 Februari 2020 00:18 WIB

Warning: getimagesize(https://www.digtara.com/cdn/uploads/images/202002/IHSG-9.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | JAKARTA – Pada penutupan perdagangan Kamis (27/2) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,69% ke level 5.535,69.

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebanyak Rp 1,05 triliun di seluruh pasar. Sejak awal tahun, IHSG sudah melemah sebesar 12,13%.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, IHSG masih tertekan sentimen dari global yakni penyebaran virus corona yang kian meluas. Hingga Kamis (27/2) pukul 20.23 WIB, tercatat 82.524 kasus terkonfirmasi, 2.801 orang meninggal dan 33.212 berhasil sembuh.

Meningkatnya jumlah korban dan meluasnya wabah ini menjadi kekhawatiran gangguan pertumbuhan global. Sentimen positif dari dalam negeri mengenai insentif ekonomi yang baru-baru ini dikeluarkan pemerintah bahkan tak berdampak banyak terhadap pergerakan IHSG.

Menurut Hendriko, saat ini para investor lebih memilih untuk memindahkan dananya ke instrumen yang dianggap lebih aman atau safe haven. Bahkan, dia memprediksi musim rilis laporan keuangan dan pembagian dividen hanya akan berpengaruh terhadap penguatan IHSG secara terbatas.

Hendriko mengatakan, hingga musim rilis laporan keuangan dan musim pembagian dividen, IHSG masih berada di bawah 6.000.

“Dari domestik kemungkinan banyak trader yang kena force sell hari ini sehingga ikut menambah tekanan jual di IHSG,” ujarnya.

Hendriko meramal, IHSG berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan melemah untuk menguji support di level 5.500 dan resistance terdekatnya di level 5.739.

Sementara itu, Analis Panin Sekuritas William Hartanto memprediksi IHSG mungkin akan rebound pada sesi pertama perdagangan Jumat (28/2).

“Namun tidak mengubah kenyataan bahwa pelaku pasar panik setelah uptrend 11 tahun terpatahkan,” katanya.

Sehingga William memproyeksi IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 5.521 sampai 5.753.


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Ekonomi

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Ekonomi

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Ekonomi

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Ekonomi

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

Ekonomi

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun