digtara.com | JAKARTA – Wall Street bergerak tipis di perdagangan Selasa (17/3/2020) waktu setempat. Pada pukul 21.10 WIB Setelah ambyar di awal pekan.
Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,07% ke 20.100. Indeks S&P 500 menguat 0,10% ke 2.388. Sedangkan Nasdaq Composite menguat 0,21% ke 6.918. Sementara yield US Treasury bertenor 10 tahun naik ke 0,791%.
Aksi jual pasar saham Amerika Serikat (AS) yang mulai mereda ini ditopang oleh rencana lebih banyak stimulus fiskal untuk menghadapi virus corona.
“Saya pikir semua setuju kalau stimulus fiskal dan moneter tidak menghentikan virus, tapi setidaknya ini akan mengurangi tekanan,” kata Azad Zangana, senior European economist and strategist Schroders kepada Reuters.
Zangana menambahkan bahwa pasar saat ini sangat murah. “Masalah besarnya adalah momentum dan keyakinan pasar secara umum,” kata dia.
Kemarin, kapitalisasi S&P 500 hangus US$ 2,7 triliun setelah indeks saham ini mencatat penurunan paling dalam ketiga dalam sejarah. Dalam 18 hari, indeks acuan ini kehilangan kapitalisasi US$ 8,3 triliun.
“Fokus pasar berpihak ke respons fiskal terhadap virus corona. Pasar saat ini terkunci dalam pola naik dan kemudian melanjutkan penurunan,” kata Junichi Ishikawa, senior FX strategist IG Securities.