digtara.com – Seorang pilot dari maskapai yang beroperasi di Indonesia meninggal karena positif Covid-19 atau korona. Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto membenarkan.
Namun, Novie tak bersedia merinci identitas dan dari maskapai mana pilot tersebut berasal.
“Benar bahwa ada pilot yang meninggal karena hal tersebut (corona),†ujar Novie.
Dia menjelaskan, sesuai aturan yang berlaku, maka Kementerian Kesehatan akan melakukan tracing siapa saja yang mempunyai riwayat perjalan dengan pilot tersebut dalam 14 hari ke belakang.
“Sesuai aturan, awak kabin yang pernah terbang bersama pilot tersebut akan di-tracing, nantinya mereka akan di karantina,†kata Novie.
Sebelumnya, Pemerintah kembali mengumumkan perkembangan data penanganan pasien Covid-19 pada Senin (23/3/2020).
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan berdasarkan data yang dikumpulkan hingga pukul 12.00 WIB. Ada tambahan satu pasien sembuh.
“Ada satu tambahan pasien yang sembuh. Sehingga sampai saat ini total jumlah pasien yang sembuh sebanyak 30 orang, ” ujar Yuri dalam konferensi pers.
Satu pasien ini dikonfirmasi sembuh setelah melalui dua kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif Covid-19. Kemudian, Yuri juga mengungkapkan ada satu pasien yang meninggal dunia.
Sehingga total jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 hingga 23 Maret sebanyak 49 orang. Sementara itu, secara total ada penambahan 65 orang pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Sehingga total saat ini ada 579 pasien positif Covid-19,” ungkap Yuri.