Digtara.com – Kurs Rupiah melemah berada di Rp 16.265 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah mengalami penurunan 0,59% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump yang resmi mengesahkan undang-undang paket stimulus US$ 2 triliun guna menanggulangi dampak virus corona, Jumat (27/3).
Sebelumnya, Ekonom Bank Permata Josua Pardede, indeks dolar AS cenderung melemah saat bank sentral lain juga kompak mengeluarkan stimulus.
Josua mengingatkan, bertambahnya pasien virus corona di beberapa negara masih berpotensi menekan rupiah.
Sementara analis Monex Investindo Futures Faisyal memproyeksikan, rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp 15.800-Rp 16.200 per dolar AS. Sedangkan, Josua memproyeksikan, kurs rupiah akan bergerak di posisi Rp 16.050 hingga Rp 16.250.
Akhir pekan lalu, Jumat (27/3), rupiah di pasar spot menguat 0,83% ke Rp 16.170 per dolar AS. Sementara, kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga mencatat rupiah menguat 0,60% ke Rp 16.230 per dollar AS. [kontan]
Mungkin kamu suka berita dibawah ini:
Bocah SD Dicabuli Calon Ayah TiriLagi Asyik Rebahan di Teras Rumah, Seorang Bandar Sabu Diciduk PolisiKepergok Mencuri Sepeda Motor, Fadli Meringkuk di Balik Jeruji BesiCuri Infak Masjid, Maling Ini Ditangkap WargaDua Pramugari Cantik Saling Lapor Gara-gara Video HotPagi Ini, Kurs rupiah Melemah Tipis
https://www.youtube.com/watch?v=WryX9qqghHs
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.