digtara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (3/4/2020) sukses menguat 1,71% dalam sepekan perdagangan.
IHSG menguat 2,02% ke level 4.623,429.
Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menilai dalam sepekan ini IHSG mengalami konsolidasi pasca penguatan di akhir pekan lalu. Pada perdagangan kemarin IHSG menguat dari fase konsolidasinya.
Penguatan IHSG dalam pekan ini juga disebabkan faktor kebijakan dalam negeri seperti stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Untuk perdagangan sepekan ke depan, memprediksikan IHSG memiliki potensi untuk menguji support barunya di level 4.600 dengan resisten terdekat di selanjutnya di 5.000 – 5.100
Secara teknikal, IHSG baru saja mengalami break pattern pennant dan berhasil menembus resisten jangka menengah MA 20-nya pada sore ini.
Adapun sentimen yang berpotensi mempengaruhi pergerakan Jakarta Composite Index (JCI) minggu depan salah satunya adalah rilis cadangan devisa (cadev).
“Perkembangan persebaran Covid-19 di Indonesia dan dunia serta apabila terdapat stimulus-stimulus yang dikeluarkan pemerintah di seluruh dunia akan mempengaruhi gerak IHSG,†ujar Hendriko.
Senada, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih akan dipengaruhi oleh adanya pemberian stimulus.
Oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menanggulangi wabah Covid19.
Menurut Herditya, IHSG selama sepekan ke depan masih berpotensi menguat namun cukup terbatas, dengan range support 4.200 dan resistance 4.700 untuk sepekan perdagangan.
10 saham beli bersih terbesar investor asing di pasar:
1. PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) Rp 124,9 miliar2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 111,9 miliar3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 97,3 miliar4. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 22,5 miliar5. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 22,5 miliar6. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 14 miliar7. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 13 miliar8. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 12,8 miliar9. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 12,8 miliar10. PT Atlas Resources Tbk (ARII) Rp 8,5 miliar.[kontan]