digtara.com – Pada perdagangan Selasa (21/4/2020) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah 1,62% ke level 4.501,919.
Pada Rabu (22/4/2020) hari ini analis memperkirakan IHSG akan melanjutkan pelemahan.
Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini disebabkan oleh anjloknya harga minyak dunia.
“Hal ini senada dengan bursa global yang mayoritas merah hari ini,†ujar Hendriko.
Untuk perdagangan hari ini, Hendriko bilang IHSG memiliki potensi untuk bergerak mixed namun cenderung melemah ke level support 4.400 dengan level resistance di 4.520 – 4.565.
Adapun yang menjadi sentimen utama masih seputar komoditas minyak mentah yang nilai jualnya anjlok serta perkembangan kasus Covid-19.
“Indeks kita masih sepi sentimen,†tutup dia.
Sementara itu analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksi, IHSG akan menguat terbatas pada perdagangan hari ini.
Sebab, selama IHSG belum menembus support terdekat di level 4.463, maka ia memperkirakan IHSG masih dapat menguat terbatas dengan rentang 4.463 – 4.560.
“Adapun untuk sentimen hari ini masih diwarnai dengan harga minyak dunia dan pergerakan bursa global,†tutur Herditya.[kontan]