Besok, Harga Emas Diprediksi Berpotensi Menurun

Arie - Sabtu, 09 Mei 2020 23:46 WIB

digtara.com – Harga emas turun dari level tertinggi dalam hampir dua minggu karena tumbuhnya kembali harapan investor bahwa ekonomi akan dibuka kembali setelah lockdown. Harga Emas Diprediksi Berpotensi Menurun.

Tim riset Valbury Asia Futures mengungkapkan harga emas melesu akibat kembalinya harapan investor bahwa ekonomi akan dibuka kembali setelah lockdown.

Namun, sinyal stimulus dari bank sentral yang berkelanjutan membuat emas berada di jalur kenaikan mingguan.

“Level resistance di 1.719,40, level support di 1.697,70,” paparnya dalam publikasi riset, dikutip Minggu (10/5/2020).

Pada perdagangan Jumat (8/5/2020), harga emas spot terkoreksi 0,78 persen atau 13,36 poin menjadi US$1.702,7 per troy ounce. Adapun, emas Comex kontrak Juni 2020 menurun 0,69 persen atau 11,9 poin menjadi US$1.713,9 per troy ounce.

Sementara itu, dalam waktu yang sama indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang utama turun 0,16 persen ke level 99,734.

Baca Juga: Harga Emas Kembali Naik Tipis di Level US$1.711,20/Ons Troi

Mengutip Bloomberg, berdasarkan data LBMA-i dari Asosiasi London Bullion Market (LBMA) volume perdagangan emas mencapai 743,5 juta ons pada bulan April 2020. Turun 44 persen dari 1,33 miliar ons pada bulan sebelumnya.

“Penurunan permintaan ini melacak perdagangan oleh anggota asosiasi di London dan Zurich,” papar laporan, dikutip Minggu (10/5/2020).

Permasalahan logistik, volatilitas harga emas, dan lonjakan spread antara bursa utama London dan New York telah membuat pasar tampak lebih berisiko, menghalangi beberapa pedagang melakukan pembelian.

HSBC Holdings Plc, salah satu pemain terbesar, mengatakan dalam pengajuan baru-baru ini bahwa gangguan pengiriman dan penutupan pabrik emas berkontribusi pada perubahan yang tidak biasa dalam keuntungan perdagangan pada bulan Maret.

Perdagangan emas spot pun turun bulan lalu setelah mencapai rekor permintaan pada Maret 2020. Memang sebelumnya permintaan emas cenderung meningkat, dan terhenti pada April 2020.

Segalanya mulai kembali normal di pasar emas bulan ini, karena kilang utama meningkatkan produksi. Spread juga telah turun dari puncak baru-baru ini, meskipun mereka tetap relatif tinggi.

 

https://www.youtube.com/watch?v=mTercas8CWM

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Besok, Harga Emas Diprediksi Berpotensi Menurun

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Ekonomi

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Ekonomi

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Ekonomi

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Ekonomi

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Ekonomi

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo