digtara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali melemah setelah ditutup turun 65,92 poin atau 1,34% di level 4.854,75 pada perdagangan pada Kamis, 11 Juni 2020 kemarin.
IHSG disebut agak bergerak mixed di rentang 4.744 – 4.940.
Analis Panin Sekuritas, William Hartanto mengatakan, IHSG cukup terpukul setelah 289 saham menurun pada perdaganga kemarin. IHSG diselamatkan oleh 137 saham yang masih mampu menguat dan 134 saham yang tidak bergerak.
Menurutnya, sejauh ini masih terbuka potensi IHSG untuk menguat. Setidaknya itu indikasi yang terlihat secara teknikal. Di mana IHSG masih bertahan di atas level support 4.744.
Dengan sentimen eksternal hari ini, IHSG masih memungkinkan untuk menurun kembali, namun tekanan terberat diperkirakan datang dari sektor perbankan, karena net sell investor asing.
“Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 4.744 – 4.940,†kata dia dalam risetnya, seperti dilansir Okezone, Jumat (12/6/2020).William juga merekomendasikan beberapa saham untuk perdagangan hari ini:
Saham AALITesting Support: Menguji support MA5 pada 8.500. Rawan aksi profit taking, ditandai dengan sempat berhasilnya support ini ditembus.Rekomendasi: Sell on strength.Support: 8.500.Resistance: 9.000.
Saham GIAATechnical Rebound: Menguat kembali setelah sempat menurun pada support 262. Penguatan masih berlanjut secara teknikal.Rekomendasi: Buy 270 – 284, TP 290 – 300, stop loss