digtara.com – Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dibuka di zona merah pada perdagangan hari ini. Rupiah pada pukul 10:05 perdagangan spot exchange melemah 21 poin atau 0,14% di level Rp 14.571 per USD.
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat Rupiah berada di level Rp14.620 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.620 hingga Rp14.709 per USD.
Pelemahan nilai tukar Rupiah ini terjadi di tengah indeks dolar yang melemah pada perdagangan kemarin. Dolar melemah karena diserang aksi jual investor. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,55% menjadi 92,8665.
Dalam catatan FXStreet, selain aksi jual, dolar juga melemah karena dipengaruhi sejumlah data ekonomi. Sebuah survei perusahaan data penggajian AS Automatic Data Processing mencatat pekerjaan sektor swasta AS meningkat 167.000 pekerjaan pada bulan Juli.
Sementara itu, aktivitas ekonomi di sektor jasa AS tumbuh bulan lalu, menurut laporan Institute for Supply Management (ISM). PMI Layanan (Purchasing Managers ‘Index) naik menjadi 58,1% di Juli dari sebelumnya 57,1% pada Juni.
Di sisi pasar modal, Wall Street ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS menguat karena investor meneliti sejumlah laporan pendapatan emiten dan data ekonomi.
Dow Jones Industrial Average naik 373,05 poin atau 1,39% menjadi ditutup pada 27.201,52. S&P 500 naik 21,26 poin, atau 0,64%, menjadi 3.327,77. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 57,23 poin atau 0,52% menjadi 10.998,40 poin.
[AS]
https://www.youtube.com/watch?v=EzQrydxOTXA&t=213s
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Rupiah Tertekan ke Level 14.571 di Tengah Indeks Dolar Yang Diserang Aksi Jual