Diprediksi Rupiah Masih di Zona Merah, RUU BI Hinga Covid-19 Eropa Jadi Penyebab

Arie - Kamis, 24 September 2020 01:22 WIB

digtara.com – Nilai tukar rupiah diperkirakan masih melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari ini, Kamis (24/9/2020). Diprediksi Rupiah Masih di Zona Merah

Pada perdagangan Rabu kemarin, rupiah ditutup melemah tipis 30 poin ke level Rp14.815 per dolar AS. Rupiah sempat dibuka menguat tipis ke posisi Rp14.775 di awal perdagangan. Sepanjang sesi pertama, rupiah bergerak di rentang Rp14.765 s.d Rp14.839 per dolar AS.

Pada saat yang sama, indeks dolar terpantau naik 0,15 persen ke posisi 94,1330 pada pukul 15.03 WIB. Indeks dolar mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia lainnya.

Adapun pada perdagangan hari ini, indeks dolar AS terpantau melemah 0,083 poin atau 0,09 persen ke level 94,306 pada pukul 07.49 WIB.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan dalam perdagangan hari ini kemungkinan mata uang garuda belum bisa bangkit dan masih akan berkutat di zona merah.

Baca: Tertekan Aksi Jual, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah

“Kamis ini kemungkinan mata uang rupiah akan di buka melemah di 20—50 poin di level 14.800-14.870,” kata Ibrahim dalam risetnya, seperti dikutip Bisnis, Rabu.

RUU Bank Indonesia hingga Kasus Covid-19 di Eropa

Ibrahim menyebut ada sejumlah sentimen yang perlu dicermati dalam pergerakan nilai tukar rupiah, salah satunya perkembangan rancangan Undang-undang Bank Indonesia yang dianggap janggal oleh investor asing.

Pasalnya, amandemen UU BI tersebut dinilai bakal membuka peluang Menteri Keuangan bisa mempengaruhi BI untuk ikut mendanai deficit anggaran. Adapun RUU tersebut saat ini masih tahap awal dan di Banggar DPR.

Sementara itu, dari global setidaknya ada dua sentimen yakni rilis data ekonomis AS yang menunjukkan penjualan rumah melonjak hingga 6 juta pada Agustus dan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga acuan mencapai rata-rata 2 persen.

Di sisi lain, munculnya kasus Covid-19 di Eropa dan AS mendorong investor untuk cenderung memilih mata uang greenback, apalagi dengan kemungkinan perpanjangan lockdown di Inggris.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Diprediksi Rupiah Masih di Zona Merah, RUU BI Hinga Covid-19 Eropa Jadi Penyebab

 

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Ekonomi

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Ekonomi

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Ekonomi

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Ekonomi

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Ekonomi

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo