digtara.com – Bank Indonesia (BI) menyebutkan konsumsi rumah tangga di Sumatera Utara (Sumut) mulai pulih. Konsumsi rumah tangga bergerak naik didorong perbaikan pendapatan sejalan dengan kembali bekerjanya sejumlah tenaga kerja sebelumnya terdampak pandemi Covid-19.
“Konsumsi rumah tangga meningkat didorong ada 3.228 pekerja yang kembali bekerja dari 13.933 pekerja yang terdampak pandemi COVID-19,” ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Widayat, seperti dilansir Antara, Minggu (11/10/2020).
Dia menjelaskan, pada masa adaptasi kebiasaan baru, beberapa perusahaan khususnya di sektor perhotelan kembali beroperasi. Tercatat ada 3.228 pekerja dari 86 perusahaan yang sudah kembali bekerja.
BACA JUGA: Bank Indonesia Diminta Jadikan Kepulauan Nias dan Madina Sebagai Potensi Baru Ekonomi Indonesia
Secara total sebelumnya ada 13.933 pekerja dari 378 perusahaan di Sumut yang terdampak atau tidak bekerja akibat pandemi COVID-19.
Dengan sudah kembali bekerja, maka konsumi rumah tangga mulai membaik.
BACA JUGA: Volume Transaksi Digital Banking Naik saat Pandemi Covid-19
Konsumsi rumah tangga semakin membaik didorong oleh pencairan insentif dari program kartu prakerja.
Membaiknya konsumsi rumah tangga membuat ekonomi bertumbuh dengan prediksi 1,2-1,6 persen, dari awalnya diperkirakan dalam kondisi berat yakni 0,3-0,7 persen.
“Meski naik, tetapi memang jauh di bawah target awal sebelum ada pandemi COVID-19 sebesar 5,0-5,4 persen,” katanya lagi.Pada 2019, pertumbuhan ekonomi Sumut sudah 5,2 persen.
[AS]
https://www.youtube.com/watch?v=xCgDg1HWWYw
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
BI Sebut Konsumsi Rumah Tangga di Sumut Mulai bergerak Naik