digtara.com – Dalam menangani Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) saat pandemi Covid-19, Presiden RI Joko Widodo menempatkan Erick Thohir sebagai Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dan PEN. Tangani PEN saat Pandemi Covid-19, JBMI: Erick Paten, Jangan Apa Kali Kelen
Posisi yang diemban Menteri BUMN itu diyakini Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) mampu dijalani Bang Erick, sapaan Menteri BUMN.
Terbukti hasilnya sangat spektakuler seperti di Inggris, Bio Farma diakui sebagai perusahaan kelas dunia oleh CEPI, begitu juga sebelumnya di Arab dan Cina.
Di Swiss, Erick mampu mengadakan kerjasama strategis secara bersamaan di sektor ekonomi dan kesehatan.
“Nyalinya gede dan enggak baperan. Untuk melanggengkan tersedianya vaksin covid-19, Bang Erick menggandeng Menlu, Bu Retno Marsudi dan terakhir Menko Maritim, Pak Luhut,” kata Ketua Umum JBMI, Ustad  Amran Saragih MA dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/10/2020).
Menurutnya, tantangan dari Presiden Jokowi ini diambil Erick dengan lapang dada, jiwa besar dan istiqomah, karena memiliki segudang pengalaman.
Ditambah lagi adanya perombakan yang dilakukannya di BUMN, membuat banyak pihak yang terganggu.
“Dalam kacamata kami, Bang Erick pasti punya plus-minus dalam menjalankan tugasnya. Tapi, plus-nya jauh lebih banyak dibanding minusnya. Jadi ada baiknya, bagi kita yang tak bisa banyak berbuat, hendaknya janganlah memperkeruh suasana. Mari berkaca-diri tentang apa yang sudah kita perbuat untuk negeri ini. Bak kata anak Medan, #ErickPaten, Jangan apa kali kelen!,” ucapnya.
Bagi Ustad Amran Saragih, sebagai pebisnis yang handal, disamping pengalamannya yang mendunia, Bang Erick ternyata memiliki segudang talenta, terutama dalam hal seni memanfaatkan momentum guna meraih beberapa pencapaian.
“Lihat saja, banyaknya suara-suara sumbang yang datang menghempang, namun tidak menyurutkan langkahnya untuk membantu Presiden Jokowi mengatasi wabah Covid-19 dan resesi ekonomi ini. Jika satu langkah untuk satu tujuan, itu biasa. Tapi beliau berbeda; ‘sekali kayuh, dua tiga pulau terlampaui’,” ungkapnya.
Bagi JBMI, sambung Amran, Bang Erick merupakan aset yang berharga buat bangsa ini.
“Bagaimana tidak! Faktanya beliau mampu bergerak cepat dan tepat dalam menangani bencana Covid-19 tanpa tedeng aling-aling. Bergerak melangkah maju dengan ide terukur, terstruktur dan akhirnya terlaksana dengan baik,” ujar Ustad Amran.
JBMI selaku ormas Islam, juga mengapresiasi langkah-langkah Bang Erick dalam membangun BUMN menggunakan motto ‘akhlak’. Sebab tak terbantahkan bahwa persoalan utama di negeri ini adalah persoalan moral.
“Untuk itu semua, dengan tetap semangat, kami mendukung sepenuhnya Menteri BUMN Erick Thohir untuk melaksanakan tugas yang diembankan padanya. Kami akan terus turut berpartisipasi mensosialisasikan kebijakan-kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat. Dan kami akan membantu membenahi segala kesemrawutan yang ada dalam batas kemampuan kami. Harapan kami pada Pak Menteri Erick, agar senantiasa mendampingi Presiden dalam cita-citanya untuk merevolusi mental bangsa ini,” sebutnya.
[ya]Â Tangani PEN saat Pandemi Covid-19, JBMI: Erick Paten, Jangan Apa Kali Kelen
https://www.youtube.com/watch?v=0Lr293dtgTA
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.