digtara.com | JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah memproyeksikan 12 daerah di Indonesia, yang akan dijadikan sebagai penghasil beras utama di Indonesia. Salah satunya, Sumatera Utara.
Kepala Bidang Cadangan Pangan pada Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Nita Yulianis mengatakan, proyeksi produksi berat yang dibuat itu merupakan proyeksi tiga bulanan atau proyeksi Triwulan.
Masing-masing periode nantinya direncanakan dapat memproduksi jutaan ton beras. Mulai dari Januari sekitar 2,4 juta ton, Februari 4,5 juta ton dan Maret 7,3 juta ton.
“Dari total produksi tersebut targetnya hanya 10% dari potensi produksi yang jadi target sergap (serap gabah) untuk mengisi cadangan beras. Secara tahunan 1,8 juta ton sehingga 1,4 juta ton selama satu tahun mencangkup 80% dari target sergap tahun 2019,” kata Nita seperti dilansir Detik.
Nita mengaku, Jawa Timur menjadi daerah dengan produksi terbesar yang direncanakan dapat memproduksi sebanyak 4,6 juta ton beras. Lalu disusul Jawa Tengah dengan target produksi 3,9 juta ton, dan Jawa Barat dengan 3,1 juta ton.
“Terbesar Jatim, Jateng dan Jabar dan lainnya kalau pulau Sumatera, Aceh, Sulawesi Selatan dan sebagainya,” lanjutnya.
Berikut daftar 12 wilayah yang diproyeksikan untuk memproduksi beras ke seluruh Indonesia:
Jawa Timur sekitar 4,6 juta tonJawa Tengah sekitar 3,9 juta tonJawa Barat sekitar 3,1 juta tonSumatera Selatan sekitar 1,5 juta tonLampung 1,5 juta tonSumatera Utara 1,4 juta tonSulawesi Selatan 1,1 juta tonNusa Tenggara Barat (NTB) 981 ribu tonAceh sekitar 956 ribu tonKalimantan Selatan sekitar 931 ribu tonKalimantan Barat sekitar 534 ribu tonYogyakarta 358 ribu ton.
[DTF/AS]