JK: Pak Jokowi Menang Tak Usah Khawatir, Kalau yang Sebelah Saya tak Tahu

Redaksi - Kamis, 28 Februari 2019 07:05 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201902/JK.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | JAKARTA – Saat membuka CNBC Indonesia Economic Outlook di The Westin, Kuningan, Jakarta. Wakil Presiden, Jusuf Kalla meminta para pengusaha tidak perlu khawatir menjelang Pemilihan Presiden 2019. Ia memastikan, perekonomian tetap stabil dan tak terpengaruh situasi politik jelang Pilpres.

Kalla mengatakan, perekonomian Indonesia tak akan mengalami kejatuhan seperti Venezuela. Sebab, kata Kalla, Indonesia tidak dipimpin oleh orang yang otoriter dan nepotis.

“Apakah ini (kejatuhan ekonomi) akan terjadi di Indonesia? Saya bilang, bisa saja. Tapi saya jamin pengalaman 4 tahun lebih dengan Pak Jokowi, Beliau tidak pernah ada pikiran otoriternya. Berpikiran pun enggak,” kata Kalla di hadapan para pengusaha dan pejabat saat membuka CNBC Indonesia Economic Outlook di The Westin, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

“Saya tidak bicara karena saya ini anggota Tim Kampanye Pak Jokowi. Saya tidak kampanye. Ini kan diundang bicara ini. Bicara ilmiah sedikit, bukan kampanye,” lanjut Kalla.

Ia mengungkapkan, Jokowi merupakan Presiden yang kerap merapatkan semua kebijakan sebelum diputuskan. Kalla lantas membandingkannya dengan era kepresidenan Soeharto yang hanya menggelar rapat sebulan sekali.

Kalla menyebutkan, di era Jokowi, Kabinet Kerja bisa menggelar rapat sebanyak 5 kali. Oleh karena itu, ia memastikan Jokowi bukan sosok yang otoriter.

“Artinya, Beliau tidak akan pernah berpikir mau otoriter. Semua keputusan dirapatkan, gimana caranya. Kalau otoriter mana ada rapat. Pokoknya ambil aja ini keputusan. Pukul meja, jalankan. Jual minyak murah di Venezuela, jual. Di sini (Kabinet Kerja) tidak,” kata Kalla.

Selain itu, Kalla memastikan Jokowi bukan sosok nepotis. Menurut dia, hal itu bisa dibuktikan dengan tidak terlibatnya keluarga Presiden dalam bisnis yang terkait dengan perekonomian negara.

“Apalagi anak Pak Jokowi. Yang satu catering, jual martabak, yang satu jual pisang goreng. Jadi mana mungkin dia terlibat dalam ekonomi pemerintahan,” kata Kalla seperti dilansir kompas.

“Saya jamin sama Anda di sini. Apabila Pak Jokowi yang menang tentu akan begini akibatnya, akan terus aja begini (perekonomian stabil). Tak usah khawatir. Tak usah ke Singapura lah. Kalau yang sebelah saya tidak tahu. Kita tidak bisa bicara apa yang kita tidak tahu. Kan bahaya,” lanjut Kalla lantas disambut tawa para pengusaha dan pejabat yang hadir.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tok! Kementerian Haji dan Umrah Disahkan oleh DPR, Menteri Baru Segera Dilantik

Ekonomi

Ketum DMI Dapat ISNU Award 2025, JK: Tidak ada Negara Maju Tanpa dengan Damai

Ekonomi

Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Ikrar Keberagaman di Sumut

Ekonomi

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Ekonomi

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Ekonomi

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya