digtara.com – Bursa Asia dibuka variatif pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (3/2/2021). Dari pengamatan sejauh ini, volatilitas bursa global menurun dibandingkan dengan pergerakan sebelumnya. Bagi pasar keuangan tanah air. Dibayangi Indeks Kematian Covid 19, IHSG dan Rupiah Dibuka Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang untuk bergerak dalam rentang 6.000 hingga 6.130 pada perdagangan hari ini.
“Sejauh ini masih belum ada faktor pemicu yang bisa mendongkrak atau mendorong IHSG bergerak ke salah satu arah yang pasti,” ujar Ekonom, Gunawan Benjamin.
Menurut Dosen ekonomi syariah di UISU Medan ini, teknikal masih mengambil peran, sementara indeks kematian karena covid-19 yang meningkat di tanah air, tetap membayangi kinerja pasar keuangan domestik.
Meskipun pada dasarnya penambahan jumlah kasus covid 19 ditambah dengan tingkat kematian yang terus meningkat.
Sejauh ini tidak begitu mempengaruhi kinerja sektor keuangan. Â Akan tetapi, masalah seperti ini bisa saja jadi pertimbangan ditengah minimnya rilis data ekonomi yang berpengaruh besar terhadap pasar keuangan.
Ditambah lagi, tekanan jual di pasar keuangan domestik masih terjadi. Perdagangan sebelumnya menjadi bukti kalau pelaku pasar lebih banyak memilih untuk keluar dan memaksa IHSG ditutup di zona merah.
Sekalipun dukungan sentimen positif dari bursa global sangat mendukung sebelumnya.
Di sesi pembukaan perdagangan hari ini, IHSG menguat di level 6.096,58. Sementara mata uang rupiah diperdagangkan menguat di level Rp14.015 per US Dolar.
[ya]Â Dibayangi Indeks Kematian Covid 19, IHSG dan Rupiah Dibuka Menguat
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.