USU Naik 200 Peringkat di Panggung Dunia! Buktikan Kualitas di QS-WUR 2026

Arie - Minggu, 22 Juni 2025 12:40 WIB
net
Kampus USU di Medan.
digtara.com -Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional.

Dalam pemeringkatan terbaru QS World University Rankings (QS-WUR) 2026, USU mencatat lonjakan signifikan dengan naik 200 peringkat, dari kelompok 1201+ menjadi 1001–1200 dunia.

Prestasi gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa USU terus bertransformasi menjadi universitas berkelas dunia.

Capaian tersebut diumumkan secara resmi oleh Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si, melalui siaran pers pada Minggu (22/6/2025).

"Peningkatan ini adalah hasil dari kerja keras kolektif seluruh civitas akademika USU. Namun perjalanan kita belum berakhir. USU akan terus melakukan pembenahan untuk melangkah lebih jauh sebagai universitas berkelas dunia," ujar Prof. Muryanto Amin dengan penuh optimisme.

Lonjakan Skor 89%, Bukti Penguatan Kualitas Akademik

Berdasarkan laporan resmi QS-WUR 2026, skor agregat USU melonjak dari 7,3 menjadi 13,8 poin, meningkat hampir 89% dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian ini diraih setelah melalui penilaian ketat terhadap delapan indikator utama, yakni:

- Academic Reputation (Reputasi Akademik)

- Employer Reputation (Reputasi Lulusan di Dunia Kerja)

- Faculty-Student Ratio (Rasio Dosen-Mahasiswa)

- International Research Network (Jaringan Riset Internasional)

- International Faculty (Dosen Internasional)

- International Student (Mahasiswa Internasional)

- Citations per Faculty (Sitasi per Fakultas)

- Employment Outcomes (Tingkat Keterserapan Lulusan di Dunia Kerja)

Yang paling mencolok, indikator Sustainability (Keberlanjutan) mencatat lonjakan lebih dari 100%.

Selain itu, Reputasi Lulusan (Employer Reputation) melonjak 67%, sedangkan Reputasi Akademik (Academic Reputation) naik hingga 63,6%.

"Peningkatan yang paling kami apresiasi adalah pada indikator sitasi per fakultas yang naik 38,5%. Ini salah satu indikator tersulit, dan menunjukkan bahwa hasil riset-riset USU kini semakin diakui di tingkat internasional," ungkap Prof. Muryanto.

Ia menambahkan, kemajuan di bidang riset dan publikasi ilmiah tersebut sejalan dengan visi 'Kampus Berdampak' yang terus digaungkan oleh Kemendikbudristek.

Dengan kontribusi riset yang nyata, USU berupaya menjadi motor penggerak kemajuan ilmu pengetahuan di kawasan regional dan global.

Peringkat Asia dan ASEAN Ikut Naik, USU Semakin Mendunia

Tidak hanya mencatat kenaikan peringkat dunia, USU juga sukses naik peringkat di kawasan Asia.

Berdasarkan data QS-WUR 2026, USU kini berada di peringkat ke-329 Asia, sekaligus menempati posisi ke-62 untuk kawasan Asia Tenggara (South East Asia Rank).

Kenaikan ini menandakan bahwa USU semakin diperhitungkan di kawasan Asia sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga aktif dalam kolaborasi internasional.

USU Menuju World Class University: Tantangan Masih Ada

Meskipun pencapaian ini sangat membanggakan, Prof. Muryanto menegaskan bahwa perjalanan USU masih panjang.

Target 2026 mendatang adalah terus naik ke peringkat yang lebih baik, sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dunia.

"Kami terus mendorong peningkatan kualitas SDM, publikasi internasional, serta mendorong kolaborasi global agar USU bisa semakin bersaing di panggung internasional," tuturnya.

Saat ini, USU juga memperkuat dukungan infrastruktur digital dan fasilitas penelitian agar para dosen, mahasiswa, dan peneliti memiliki ruang optimal untuk berinovasi.

QS World University Rankings: Standar Dunia untuk Kualitas Pendidikan Tinggi

Sebagai informasi, QS World University Rankings merupakan salah satu sistem pemeringkatan universitas paling bergengsi di dunia.

Diterbitkan oleh Quacquarelli Symonds (QS), sistem ini menjadi acuan utama bagi calon mahasiswa, akademisi, dan pengambil kebijakan pendidikan tinggi di seluruh dunia.

QS-WUR menilai ribuan universitas dari berbagai negara berdasarkan indikator reputasi akademik, kualitas riset, internasionalisasi, dan dampak lulusan di dunia kerja.

Dengan capaian ini, USU kian memperkokoh posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, sekaligus membuktikan diri bahwa perguruan tinggi di luar Pulau Jawa mampu bersaing di kancah internasional.

"Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Sumatera Utara dan Indonesia. Ini saatnya kita tunjukkan bahwa anak bangsa bisa bersaing di panggung dunia," pungkas Prof. Muryanto Amin.


Tag:

Berita Terkait

Gaya

Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah

Gaya

Muncul Kekhawatiran Haji Khusus Tak Berangkat, Kemenhaj Pastikan Proses Pelunasan dan PK Haji Khusus Tuntas Sesuai Tenggat Saudi

Gaya

Ramai Soal Risiko Gagalnya Haji Khusus 2026, BPKH Buka Suara

Gaya

Ada Alarm Serius Ribuan Jemaah Haji Khusus Gagal Berangkat, Kementeran Haji dan BPKH Harus Segera Berbenah

Gaya

56 Pejabat di Lingkungan Kanwil Kemenhaj Jateng Resmi Dilantik. Kakanwil Kemenhaj Jateng Siap Tancap Gas!

Gaya

Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV Kemenhaj. Menhaj: Asrama Haji Sebagai Pintu Awal Pelayanan Jemaah