digtara.com - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengajak para peneliti untuk melakukan riset ke desa-desa sebagai bagian pengembangan pertanian di provinsi ini.
Hal itu diungkapkan Sarif dalam workshop "
Sinergi Skema Hilirisasi Riset Berbasis Transfer Teknologi Terintegrasi" yang digelar bersama
Polines Semarang di rumah dinasnya di Semarang, Sabtu (15/11/2025).
Menurut Sarif, dengan terjun ke desa-desa maka akan didapatkan berbagai varian temuan yang bisa dikembangkan lagi.
Baca Juga: Sarif Kakung Berduka Cita Atas Musibah Longsor Cibeunying Majenang, Minta Petugas Evakuasi Utamakan Keselamatan "Sebab jika riset hanya melulu di kampus maka tidak akan banyak varian yang ditemukan. Jadi tentu sangat penting peneliti terjun ke banyak tempat," sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Baca Juga: Jawa Tengah Memiliki 1.326 Desa Wisata, Sarif Kakung Minta Pengelola Kelola Secara Profesional Prinsipnya, kata
Kakung, panggilan akrab
Sarif Abdillah, tentu hasil penelitian ini harus disebarkan sehingga membawa kemanfaatan besar bagi masyarakat.
Kakung menyebut, selama ini mayoritas petani di perdesaan hanya belajar dari kebiasaan ilmu "titen".
"Ilmu ini juga tidak terbukukan dan kadang juga tidak pas karena berbasis lokasi masing-masing," kata legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
Kakung nenegaskan bahwa kedaulatan negara termasuk di bidang pertanian ditentukan oleh bangsa ini sendiri.
"Karena itu semua harus yakin, bahwa kita semua mampu. Tidak usah minder dengan negara lain," tegasnya.
Baca Juga: Cegah Banjir, Longsor dan Kekeringan, Sarif Kakung Gencarkan Gerakan Menanam Pohon Meski demikian, katanya, kehadiran negara juga sangat penting. Utamanya dalam pembuatan regulasi.
"Misalnya dalam pertanian, maka bisa dibuat sebuah kawasan sebagai bagian dalam menjaga prinsip kualitas, kuantitas, hingga kontinyuitas produksi pertanian itu," bebernya.
Kakung juga mengibaratkan, satu lidi akan sangat mudah dipatahkan.
"Tapi kalau kemudian ratusan lidi disatukan, maka akan kuat," pungkasnya. (San).
Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional 2025, Sarif Kakung Dukung Program Pelayanan Kesehatan Dokter Spesialis Keliling