digtara.com -Rumah Sakit (RS) Adam Malik turut membantu proses pemulihan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang yang sebelumnya lumpuh total akibat banjir bandang pada akhir November 2025.
Berkat kerja sama tim gabungan berbagai unsur, relawan, serta personel TNI, kini
RSUD Aceh Tamiang kembali beroperasi secara terbatas melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) sejak Rabu, 10 Desember 2025.
Plt Direktur Utama RS Adam Malik, dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K), mengatakan bahwa pemulihan layanan dilakukan agar masyarakat bisa kembali mendapatkan layanan kesehatan sesegera mungkin.
"Tujuannya agar masyarakat bisa berobat seperti sedia kala. Banyak pihak turut mendukung agar rumah sakit bisa beroperasi 100 persen. Poliklinik sudah buka, rawat inap juga tersedia meski masih terbatas," ujarnya di lokasi.
Baca Juga: Update Korban Bencana Sumbar: 166 Meninggal Dunia, 111 Orang Masih Hilang per 1 Desember 2025 RS Adam Malik Turun Langsung Bersihkan RS yang Penuh Lumpur
RS Adam Malik telah berada di Aceh Tamiang sejak Sabtu, 6 Desember 2025 untuk membantu proses pembersihan lumpur setinggi lutut orang dewasa yang memenuhi area RS. Tim juga membantu memulihkan peralatan dan layanan medis di gedung IGD.
Mulai Minggu, 7 Desember 2025, tim triase RS Adam Malik telah menjalankan layanan gawat darurat terbatas. Hingga akhirnya, pada Selasa, 9 Desember 2025 sore, IGD RSUD Aceh Tamiang dinyatakan siap kembali menerima pasien.
Direktur
RSUD Aceh Tamiang, dr Andika Putra SpPD, mengumumkan langsung pembukaan layanan tersebut.
"Hari ini pukul lima sore, kami mengumumkan bahwa IGD segera dibuka. Masyarakat dan posko pengobatan di seluruh Kabupaten Aceh Tamiang sudah bisa merujuk pasien ke IGD," ujarnya.
Layanan yang Sudah Berjalan di RSUD Aceh Tamiang
Baca Juga: 13 Orang Meninggal Akibat Bencana Alam di Sumut, Ini Rincian Korban dan Kerusakannya Koordinator Tim Bantuan Medis
RS Adam Malik, dr Ade Rachmat Yudiyanto MKed(Ped) SpA(K), menjelaskan bahwa beberapa layanan sudah mulai beroperasi dan dipusatkan di gedung IGD.
Layanan yang telah dibuka:
IGDPoliklinik (anak, paru, penyakit dalam, rehabilitasi medik, kulit, dan obgyn)Layanan farmasiRawat inap sementara dengan kapasitas 20 tempat tidurKamar bedah untuk operasi darurat"Aktivitas sudah berjalan, walaupun belum normal. Tapi untuk kondisi bencana, ini sudah bisa dianggap normal. Pelayanan IGD dan poliklinik sudah aktif," kata dr Ade.
Pemulihan Didukung Banyak PihakProses pemulihan RSUD Aceh Tamiang terlaksana melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk:
Baca Juga: Longsor Tapanuli Tengah Tewaskan 4 Orang, Ribuan Rumah Terendam Banjir Akibat Cuaca Ekstrem Unit kerja Kemenkes RIRS Adam Malik (koordinator lapangan)BPAFK MedanPoltekkes Kemenkes MedanPersonel TNIPemadam KebakaranRelawan kesehatan dari organisasi profesi dan rumah sakit vertikalIkatan Alumni FKUI, PERDATIN, PABOI, PAPDI, dan lainnya