digtara.com - Sejumlah HP Vivo terbaru terpantau telah lolos sertifikasi di Indonesia. Menariknya, perangkat yang didaftarkan mencakup berbagai segmen, mulai dari entry-level, midrange premium, hingga HP gaming.
Berdasarkan pantauan pada laman sertifikasi resmi, PT Vivo Mobile Indonesia mendaftarkan lima smartphone anyar dalam periode 24 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026. Seluruh perangkat tersebut telah mengantongi sertifikasi TKDN dan SDPPI (Postel Komdigi), yang menjadi syarat utama sebelum dipasarkan di Tanah Air.
Dari lima perangkat tersebut, tiga di antaranya merupakan HP Vivo, sementara dua lainnya berasal dari sub-brand gaming, iQOO.
Langkah ini memperkuat indikasi bahwa Vivo Group bersiap meramaikan pasar smartphone Indonesia pada kuartal pertama 2026, seiring meningkatnya aktivitas sertifikasi dari berbagai merek besar seperti Xiaomi, Oppo, dan Transsion.
Berikut daftar 5 HP Vivo dan iQOO yang lolos sertifikasi di Indonesia.
1. Vivo V70
Vivo V70 terdaftar dengan nomor model V2538 di database P3DN Kemenperin dan Postel Komdigi. Smartphone ini digadang-gadang sebagai penerus Vivo V60 yang menyasar segmen menengah premium.
Berdasarkan bocoran awal, Vivo V70 diprediksi mengusung:
Chipset Snapdragon Gen 7 series
Layar AMOLED
Kamera dengan pengaturan Zeiss optics
Jika bocoran tersebut akurat, Vivo V70 berpotensi menjadi salah satu HP midrange premium paling menarik di awal 2026.
2. Vivo V70 FE
Vivo juga menyiapkan varian lebih terjangkau melalui Vivo V70 FE. Ponsel ini tercatat di SDPPI dengan nomor model V2550.
Menurut pengamat teknologi Paras Guglani, Vivo tengah mempersiapkan lini V series terbaru lengkap dengan varian Fan Edition (FE). Vivo V70 FE diprediksi menawarkan spesifikasi yang sedikit disederhanakan dibanding versi standar, namun tetap mengandalkan performa stabil.
Seluruh seri Vivo V70 dikabarkan akan:
Menggunakan chipset Snapdragon
Menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16
3. Vivo Y31d
Untuk segmen entry-level, Vivo mendaftarkan
Vivo Y31d dengan nomor model V2543. Smartphone ini sudah terkonfirmasi melalui database IMEI dan sertifikasi TKDN.
Keunggulan utama Vivo Y31d terletak pada sektor daya dan durabilitas, antara lain:
Baterai BlueVolt 7.200 mAh
Fast charging 44 W
Sertifikasi IP69+
Standar militer MIL-STD 810H
Rating ketahanan bintang lima SGS
Dengan kombinasi tersebut, Vivo Y31d berpotensi menjadi HP murah super tangguh untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
4. iQOO 15R
Dari lini gaming,
iQOO 15R resmi lolos sertifikasi Komdigi pada 9 Januari 2026. Smartphone ini sebelumnya juga terdeteksi di Bluetooth SIG.
Bocoran menyebutkan bahwa iQOO 15R kemungkinan merupakan versi rebrand dari iQOO Z11 Turbo untuk pasar global.
Spesifikasi yang beredar meliputi:
Chipset Snapdragon 8 Gen 5
Layar 6,59 inci
Kamera utama 200 MP
Jika benar,
iQOO 15R akan menjadi HP gaming flagship killer dengan harga lebih terjangkau dibanding iQOO 15 standar yang saat ini dibanderol mulai Rp13 juta.
5. iQOO Z11x 5G
Terakhir, Vivo Group juga mendaftarkan iQOO Z11x 5G dengan nomor model I2507 di Postel Komdigi pada 9 Januari 2026.
Sayangnya, bocoran spesifikasi perangkat ini masih sangat terbatas. Namun melihat pola seri sebelumnya, iQOO Z11x 5G diperkirakan menyasar segmen midrange terjangkau dengan dukungan jaringan 5G.
Perangkat ini telah mengantongi sertifikat bernomor 117443/DJID/2026, menandakan kesiapan peluncurannya di Indonesia dalam waktu dekat.
Kesimpulan
Dengan lolosnya sertifikasi lima perangkat ini, Vivo dan iQOO dipastikan akan menjadi salah satu pemain paling agresif di pasar smartphone Indonesia awal 2026.
Mulai dari HP murah tahan banting, midrange premium, hingga ponsel gaming bertenaga flagship, Vivo Group siap menyasar seluruh segmen pengguna.
Peluncuran resmi kemungkinan besar akan berlangsung antara Januari hingga Maret 2026.