digtara.com - MoneyGram meluncurkan MoneyGram Card, kartu virtual berbasis stablecoin yang memungkinkan pengguna menyimpan sekaligus membelanjakan dana melalui jaringan Visa.
Layanan tersebut diperkenalkan MoneyGram pada 10 September 2026 dan tersedia melalui aplikasi MoneyGram. Pengguna yang memenuhi syarat dapat menghubungkan kartu virtual tersebut ke Apple Wallet maupun Google Wallet.
Dengan integrasi tersebut, MoneyGram Card dapat digunakan untuk pembayaran daring maupun transaksi nirsentuh di merchant yang menerima Visa.
Kolombia Jadi Negara PertamaKolombia menjadi negara pertama yang mendapatkan akses ke MoneyGram Card. Perusahaan pembayaran yang berbasis di Dallas, Amerika Serikat, itu berencana memperluas layanan ke negara lain dalam beberapa bulan mendatang.
MoneyGram juga menyiapkan versi fisik kartu yang ditargetkan meluncur sebelum akhir 2026. Kehadiran kartu fisik nantinya diharapkan memperluas penggunaan layanan, termasuk untuk transaksi di lokasi yang belum mendukung pembayaran melalui dompet digital.
MoneyGram mengembangkan kartu tersebut bersama Rain, perusahaan penyedia infrastruktur stablecoin. Sementara itu, Crossmint menyediakan teknologi dompet digital, sedangkan jaringan blockchain Stellar digunakan untuk menangani transaksi di balik layanan.
"Kami memberikan kebebasan dan kendali lebih besar kepada pelanggan untuk mengelola uang mereka, semuanya dalam satu wadah," kata Chairman dan CEO MoneyGram Anthony Soohoo, dikutip dari CoinMarketCap, Sabtu (11/9/2026).
Menurut Soohoo, MoneyGram Card menggabungkan saldo berbasis dolar, kebutuhan transaksi sehari-hari, serta akses terhadap uang tunai dalam satu layanan.
Bisa Digunakan untuk Belanja dan Akses Uang TunaiPengguna yang memenuhi syarat dapat mengajukan MoneyGram Card melalui aplikasi. Dari aplikasi tersebut, pengguna juga dapat mengelola saldo dan transaksi.
Saldo berbasis dolar dapat digunakan untuk melakukan pembayaran melalui jaringan merchant Visa, baik secara daring maupun nirsentuh menggunakan dompet digital yang kompatibel.
Untuk kebutuhan uang tunai, pengguna dapat mengirim dana kepada diri sendiri kemudian mengambil mata uang lokal di lokasi MoneyGram yang berpartisipasi.
Namun, kartu virtual tersebut untuk saat ini belum mendukung penarikan uang secara langsung melalui ATM.
MoneyGram berencana menambahkan dukungan ATM serta pembayaran di lokasi yang belum mendukung dompet digital melalui kartu fisik. Versi fisik tersebut ditargetkan tersedia sebelum akhir 2026.
Stablecoin yang Digunakan Belum DiungkapMeski menggunakan teknologi stablecoin, MoneyGram belum mengungkap secara rinci stablecoin yang menjadi penopang saldo pengguna.
Perusahaan juga belum menjelaskan mekanisme cadangan aset, biaya layanan, serta negara berikutnya yang akan mendapatkan akses terhadap MoneyGram Card.
Peluncuran kartu ini menjadi bagian dari strategi MoneyGram untuk memperluas pemanfaatan teknologi blockchain dalam layanan pembayaran.
Pada Juni 2026, MoneyGram memperkenalkan MGUSD di jaringan Stellar.
Stablecoin tersebut ditujukan untuk kebutuhan pengelolaan kas, penyelesaian transaksi, serta aktivitas valuta asing.
MoneyGram kemudian memperluas layanan MoneyGram Ramps ke jaringan Solana pada Agustus 2026. Layanan tersebut memungkinkan pengguna dompet digital melakukan penyetoran atau penarikan dana melalui jaringan lokasi fisik MoneyGram.
Dengan MoneyGram Card, perusahaan kini memperluas strategi tersebut ke sisi pembayaran sehari-hari dengan menggabungkan stablecoin, dompet digital, dan jaringan Visa.