digtara.com - Huawei kembali memperluas portofolio smartwatch dengan menghadirkan sejumlah lini yang dirancang untuk kebutuhan pengguna berbeda. Dalam agenda global launch Q3 di Munich, Jerman, Huawei memperkenalkan jajaran smartwatch yang mencakup aktivitas sehari-hari, olahraga, pemantauan kesehatan, hingga kegiatan ekstrem.
<
Perkembangan penggunaan perangkat wearable juga dinilai sejalan dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kebugaran.
Huawei mengutip data Voice of The Consumer 2026 dari PwC Indonesia yang menyebut 86 persen konsumen telah menggunakan aplikasi kesehatan atau perangkat wearable. Data tersebut menunjukkan bahwa smartwatch kini digunakan untuk kebutuhan yang lebih luas, tidak hanya untuk melihat waktu dan notifikasi.
Portofolio terbaru Huawei mencakup HUAWEI WATCH GT Series, GT Runner, Ultimate, FIT, D Series, dan HUAWEI WATCH Series. Keenam lini tersebut memiliki karakteristik berbeda, mulai dari perangkat ringan untuk aktivitas harian hingga smartwatch yang dirancang untuk olahraga dan pemantauan kesehatan.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan SOS Smartwatch Huawei untuk Pelari hingga Aktivitas Ekstrem
HUAWEI WATCH GT Series menjadi salah satu lini yang menyasar pengguna aktif yang tetap memperhatikan desain.
Huawei juga mengungkap rencana menghadirkan HUAWEI WATCH GT 7 sebagai penerus GT 6.
Pada varian GT 7 Pro, Huawei menyebut perangkat tersebut akan membawa sejumlah fitur terkait kesehatan, termasuk studi risiko penyakit jantung koroner dan diabetes serta fitur ECG.
Untuk mendukung aktivitas olahraga, smartwatch ini juga dilengkapi sejumlah fitur seperti Turn Detection, G-Force Detection, Ski Mapping, serta analisis berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Sementara itu, HUAWEI WATCH GT Runner lebih ditujukan bagi pengguna yang menekuni olahraga lari, termasuk pelari jarak jauh.
Perangkat tersebut membawa fitur Ultra Precise Positioning, pemantauan detak jantung, Running Power, Lactate Threshold, Running Ability Index, dan VO₂ Max.
Huawei juga menghadirkan Intelligent Marathon Mode yang membantu memberikan kalkulasi pace secara real-time selama pengguna berlari.
Untuk kebutuhan aktivitas ekstrem, terdapat HUAWEI WATCH Ultimate. Smartwatch ini menggunakan material seperti zirconium-based liquid metal dan sapphire glass.
HUAWEI WATCH Ultimate juga mendukung mode menyelam hingga kedalaman 150 meter, sehingga ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat wearable untuk aktivitas di lingkungan ekstrem.
Smartwatch
Huawei untuk Aktivitas Harian dan Pemantauan KesehatanDi segmen aktivitas sehari-hari, HUAWEI WATCH FIT menawarkan desain berbentuk persegi dengan bobot ringan. Lini ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan
smartwatch untuk menemani berbagai aktivitas harian.
Berbeda dari WATCH FIT, HUAWEI WATCH D Series lebih berfokus pada pemantauan tekanan darah.
Huawei menggunakan kombinasi pressure sensor, mini pump, dan mechanical airbag untuk mendukung pengukuran tekanan darah. Perusahaan menyebut sistem tersebut telah memperoleh sertifikasi medis untuk pengukuran tekanan darah.
Sementara itu, HUAWEI WATCH Series menyasar pengguna yang menginginkan tampilan smartwatch dengan desain lebih klasik dan formal.
Seluruh lini tersebut kompatibel dengan smartphone berbasis Android, iOS, dan HarmonyOS melalui aplikasi HUAWEI Health.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Smartwatch dengan Sensor VO2 Max Akurat, Cocok untuk Pelari
Huawei juga menyebut sejumlah perangkat, khususnya dari WATCH GT Series, mampu menawarkan daya tahan baterai hingga 21 hari.
Untuk pasar Indonesia, jadwal kehadiran generasi terbaru HUAWEI WATCH GT Series masih belum diumumkan. Huawei menyatakan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan perangkat di Indonesia akan disampaikan kemudian.
Jika ingin, artikel ini juga bisa dibuat dalam versi lebih panjang dengan struktur 5–7 subjudul SEO agar lebih kuat untuk Google Discover dan pencarian organik.