Hadapi Era Digital, Rudenim Medan Luncurkan Aplikasi Berbasis Android

- Senin, 16 September 2019 23:16 WIB

Digtara.com | MEDAN – Dalam menghadapi era digital Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan meluncurkan aplikasi berbasis Android. Aplikasi ditujukan bagi pencari suaka dan pengungsi korban konflik kemanusiaan.

Menurut Kepala Rudenim Medan, Victor Manurung mengatakan, aplikasi ini merupakan inovasi baru yang akan diterapkan di Rudenim. Dalam pelaksanaan tugas pengawasan pengungsi, aplikasi digital ini menjawab banyak keluhan dan laporan pelanggaran yang diduga dilakukan pengungsi.

“Cara kerja aplikasi melibatkan pemasukan data identitas personal dari pengungsi yang diinput dalam kartu pengenal. Kartu pengenal ini berbeda dengan kartu registrasi pengungsi yang dikeluarkan UNHCR,” kata Victor di Rudenim Jalan Flamboyan Raya, Medan, Selas (17/9/2019).

Dia menjelaskan dalam kartu tersebut juga terdapat barcode yang digunakan sebagai penginput data pengungsi ke aplikasi. Kartu ini juga dipastikan harus dibawa saat pengungsi keluar dari rumah singgah untuk masuk ke dalam database absensi kehadiran.

“Ini juga kerja sama pengelola community house, dalam hal ini dibutuhkan untuk mengontrol keberadaan dan keluar masuknya pengungsi,” ungkapnya.

Dia menegaskan selain mengawasi langsung keberadaan pengungsi yang tidak berada di rumah penampungan atas dugaan bekerja, menggunakan kendaraan, atau tinggal di tempat lainnya, pengelola rumah penampungan juga dapat melaporkan langsung kejadian dan pelanggaran yang melibatkan pengungsi.

“Misalnya pertengkaran, kabur, atau tindakan kriminal lainnya,” paparnya.

Dia menegasakn peluncuran aplikasi untuk pengawasan pengungsi dan pencari suaka diklaim baru pertama kali digagas Rudenim Medan. Dengan adanya aplikasi, diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh pengungsi.

“Saat ini terdapat 2.001 jiwa pengungsi dari 14 negara yang ditampung dalam 15 rumah singgah yang tersebar di Medan dan Deliserdang,” tambahnya.[analisa]


Tag:

Berita Terkait

Gaya

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Gaya

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Gaya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Gaya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Gaya

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Gaya

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo