Medan Diteror Tulisan ‘Golput Aktif Coblos Semua’

Redaksi - Minggu, 03 Maret 2019 12:19 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201903/golput-aktif.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | MEDAN – Teror pemilu di Kota Medan kembali muncul. Setelah sebelumnya beredar video pada media sosial yang menyebutkan KPU Medan rusuh dan surat saura tercoblos, kali ini teror datang dalam bentuk tulisan untuk mencoblos semua calon pada pemilu 2019. Tulisan-tulisan tersebut berderet di sepanjang Jalan Juanda, Kota Medan, Minggu (3/3/2019). Pada dinding, gerbang rumah warga, halte bus dan bebera lokasi lainya tulisan tersebut terpampang. Adapun tulisannya bervariasi kata-kata, diantaranya, ‘golput aktif coblos semua’, ‘golput = coblos semua calon, golput saja, ‘tolak dwi fungsi ABRI’ dan ‘2019 kena tipu parpol? bodoh sekali anda’.

Atas peristiwa tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Kota langsung turun kelokasi. Bersama jajaran Panwas Kecamatan Medan Maimun dan beberapa Kepala Lingkungan (Kapling) setempat, tulisan tersebut dihapus dan dibersihkan. Kanit Intel Polsek Medan Kota Dimpos Hutabarat mengatakan awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat terhadap banyaknya coretan yang di sepanjang jalan Juanda.

“Setelah itu, kami langsung turun kelokasi. Dilokasi, kami langsung menghubungi panwas kecamatan Medan Maimun untuk berkordinasi terkait hal tersebut,” ucap Dimpos.

Ketua Panwas Kecamanan Medan Maimun Muh Yamin Nasution didampingi pimpinan lainnya M Sadiq dan para Panwas Kelurahan se Kecamatan Medan Maimun saat ditemui dilokasi mengatakan pihaknya bersama polisi dan Kapling telah mengambil tindakan dengan membersihkan tulisan tersebut. Yamin juga menghimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan tulisan-tulisan tersebut.

“Kita meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut. Ini adalah tindakan yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab. Kondusifitas masyarakat di Kecamatan Medan Maimun akan terus terjaga hingga pemilu digelar,” terang Yamin.[JNI]

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Berita

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Berita

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Berita

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Berita

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Berita

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo