digtara.com – Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescue Pos SAR Danau Toba, Polairu, Koramil, Polsek Parapat dan instansi lainnya kembali melakukan pencarian satu orang wisatawan asal Kisaran yang tenggelam di Danau Toba tepatnya di depan pesanggrahan Istana Presiden Soekarno Parapat.
Pencarian hari kedua pagi ini kembali dilakukan dengan menurunkan dua orang penyelam dari Pos SAR Danau Toba. Pencarian sempat dilakukan setelah korban tenggelam pada Sabtu (22/5/2021) dengan melakukan penyelaman hingga kedalaman 22-25 meter, namun korban belum berhasil diketemukan.
Informasinya, seorang wisatawan bernama Doni warga Kisaran bersama teman-temannya sekitar pukul 14.30 WIB datang ke lokasi untuk berwisata. Doni bersama temannya asik berenang. Namun tanpa diketahui secara pasti, teman-temannya tidak lagi melihat keberadaan Doni dan menduga Doni tenggelam ke dasar Danau Toba.
Tim SAR bersiap melakukan pencarian
Spontan mereka melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan langsung meneruskan kepada Personil siaga Pos SAR Danau Toba.
Koordinator Pos SAR Danau Toba, Octo Albert Tambunan mengatakan pihaknya akan melakukan pencarian lebih intensif pada hari Minggu ini.
“Pencarian hari ini dengan melakukan penyelaman pada radius kedalaman 20-25 meter selain itu juga 1 tim dipersiapkan di atas perahu yang berada di atas penyelam guna memonitor aktifitas penyelam dari atas perahu dan berguna sebagai safety, semoga korban secepatnya diketemukan,” pungkasnya.